PROBOLINGGO – Kasus pencurian sepeda motor di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paiton, Kabupaten Probolinggo, kembali terjadi. Ironisnya, peristiwa tersebut bukan kejadian pertama. Petugas portal di lokasi justru mengakui ke Korban bahwa kehilangan sepeda motor sering terjadi di area TPI.
Kali ini, korban pencurian dialami Zulaikha, warga Probolinggo, yang sepeda motornya hilang saat ditinggal suaminya memancing di TPI Paiton, Sabtu (31/1/2026). Suami korban berada di lokasi sejak pukul 13.00 WIB, namun saat hendak pulang sekitar pukul 17.30 WIB, sepeda motor sudah tidak berada di tempat parkir.
“Motor sudah tidak ada waktu mau pulang,” ujar Zulaikha saat dikonfirmasi, pada minggu (1/2/2026) pagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sepeda motor yang raib diketahui berjenis Honda Beat Street warna cokelat, keluaran tahun 2004.
Usai kejadian, korban meminta penjelasan kepada petugas portal TPI Paiton. Namun, alih-alih mendapat solusi, korban justru menerima pengakuan yang mengejutkan.
“Petugas bilang memang sering ada motor hilang di sini,” ungkapnya.
Pengakuan tersebut memunculkan pertanyaan serius terkait sistem keamanan di kawasan TPI Paiton. Terlebih, saat dikonfirmasi terkait keberadaan kamera pengawas (CCTV), petugas mengaku tidak ada fasilitas tersebut di area TPI.
Padahal, kawasan TPI Paiton merupakan area publik yang ramai dikunjungi masyarakat dan setiap pengunjung dipungut retribusi saat masuk. Namun demikian, pengamanan di lokasi disebut hanya sebatas petugas portal, tanpa pengawasan menyeluruh di area parkir.
“Petugasnya Cuma di portal saja. Katanya nggak tahu, tapi juga bilang sudah sering kejadian,” lanjut Zulaikha.
Hingga saat ini, korban mengaku belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Meski begitu, Zulaikha yang dikenal sebagai konten kreator TikTok asal Probolinggo memilih membagikan pengalamannya melalui media sosial.

Konten tersebut kemudian viral, dengan raihan 25,2 ribu like, dan dipenuhi komentar warganet yang mempertanyakan tanggung jawab pengelola TPI serta menyoroti lemahnya pengamanan di kawasan tersebut.
Penulis: Rafel
Editor: Us






