PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Memasuki satu tahun masa kepemimpinan, Wali Kota Probolinggo bersama wakilnya mulai mengevaluasi hasil kerja sekaligus melihat tantangan yang masih harus dihadapi ke depan.
Dalam satu tahun terakhir, Kota Probolinggo mencatat sejumlah capaian positif. Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,85 persen dan masuk dalam tiga besar di Jawa Timur. Selain itu, tingkat ketimpangan masyarakat juga mengalami penurunan.
Di bidang kesehatan, program pemantauan ibu hamil berbasis teknologi berhasil menekan angka kematian ibu secara signifikan. Dari sebelumnya delapan kasus, kini turun menjadi dua kasus dalam setahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah kota juga aktif melakukan perbaikan lingkungan, salah satunya melalui program penanganan pencemaran sungai. Upaya ini turut mengantarkan Kota Probolinggo meraih penghargaan di bidang kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Tak hanya itu, pelayanan publik juga mulai diperkuat melalui sistem digital. Tujuannya agar layanan menjadi lebih cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
Meski begitu, Wali Kota mengingatkan agar capaian ini tidak membuat semua pihak terlena. Ia menyoroti tingginya angka kredit perbankan yang dinilai perlu diwaspadai karena berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari.
“Kalau kondisi ini tidak dikontrol dengan baik, ke depan bisa menimbulkan risiko kredit macet. Jadi kita harus tetap hati-hati dan tidak cepat puas,” ujarnya.
Menurutnya, satu tahun pertama ini merupakan tahap awal untuk membangun dasar yang kuat. Sementara hasil nyata dari program-program tersebut diharapkan bisa semakin terlihat pada tahun-tahun berikutnya.
“Kami tidak ingin bekerja tanpa arah. Di awal kami fokus memetakan masalah, baru kemudian menjalankan program. Tahun pertama ini adalah dasar, sementara hasil besarnya akan terlihat di tahun berikutnya,” jelasnya.”
Secara keseluruhan, berbagai capaian yang diraih diharapkan bisa menjadi dorongan bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus bekerja sama membangun Kota Probolinggo menjadi lebih baik. (*)






