PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Kegiatan Rembuk Pemuda Probolinggo kembali digelar sebagai wadah dialog dan penguatan peran generasi muda dalam pembangunan daerah. Agenda ini berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026, bertempat di Kantor Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, dengan menghadirkan narasumber lintas sektor dari unsur pemerintah, legislatif, organisasi kemasyarakatan, hingga tokoh pemuda dan influencer.
Founder Rumah Dialog, Abdul Azis, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan rembuk pemuda yang berkolaborasi dengan Karang Taruna dan telah memasuki pelaksanaan keempat di tingkat kecamatan. Menurutnya, forum ini menjadi ruang eksplorasi potensi pemuda sekaligus mendorong keterlibatan aktif mereka dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan.
“Melalui kegiatan ini saya berharap para pemuda untuk terlibat aktif. Kita masih pada tahapan eksplorasi dan kita akan tindak lanjuti sesuai dengan potensi yang dimiliki masing-masing pemuda. Karena kegiatan ini sangat penting untuk menambah kualitas dan keilmuan dari para pemuda,” ujar Bung Azis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Diskusi ini mengangkat tema peran pemuda dalam inovasi pembangunan. Kepala Dispopar Kota Probolinggo, Muhammad Abas, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum kepemudaan tersebut. Ia menilai, melalui diskusi seperti ini akan muncul gagasan dan ide kreatif dari para pemuda yang selama ini mungkin belum tersalurkan secara maksimal.
Menurutnya, proses pembangunan kerap berawal dari langkah kecil yang kemudian berkembang menjadi gerakan besar.
Muhammad Abas juga menekankan bahwa pemuda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan Kota Probolinggo.
“Saya berharap generasi muda tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi turut menjadi subjek yang aktif mewarnai inovasi dan kemajuan daerah. Dispopar juga tentunya mendorong agar diskusi kepemudaan semacam ini terus berlanjut dan melibatkan seluruh wilayah di Kota Probolinggo,” ungkap Kadispopar.
Sementara itu, Walikota LSM LIRA Kota Probolinggo, Louis Hariona, menilai agenda tersebut menjadi forum yang menarik karena mempertemukan komunitas pemuda untuk berdiskusi mencari solusi menghadapi tantangan di era digital. Dalam urun rembuk yang berlangsung, berbagai persoalan yang dihadapi pemuda berhasil teridentifikasi dan disampaikan secara terbuka.
Louis menekankan pentingnya keberanian pemuda dalam menerima tantangan serta mengembangkan kreativitas.
“Kita harus menciptakan generasi muda agar tidak hanya berorientasi mencari lapangan pekerjaan, tetapi mampu menciptakan peluang kerja baru melalui inovasi di era digital. Melalui forun ini, pemuda dapat langsung menyampaikan tantangan yang dihadapi kepada narasumber lintas sektor untuk dicarikan solusi bersama seperti yang sudah dilaksanakan tadi,” Ujar Louis.
Louis Hariona menyatakan dukungannya terhadap program rembuk pemuda tersebut dan berharap kegiatan serupa terus berkelanjutan guna memotivasi pemuda Kota Probolinggo agar mampu bersaing dengan daerah lain. Ia juga menegaskan komitmennya untuk mendukung inovasi serta membantu memediasi berbagai gagasan dan aspirasi pemuda agar dapat tersalurkan secara nyata dalam pembangunan kota.
Penulis: Uswh
Editor: Us






