Program Perlindungan Sosial Disorot, Banggar Minta Alokasi APBD 2026 Lebih Tepat Sasaran

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Pembahasan Raperda APBD 2026 kembali memunculkan perhatian serius terhadap sektor perlindungan sosial. Dalam rapat yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Probolinggo pada Kamis (27/11/2025), sejumlah anggota Badan Anggaran (Banggar) mempertanyakan efektivitas program yang diajukan Dinas Sosial P3A.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinsos P3A, Madihah memaparkan rancangan penggunaan anggaran sebesar Rp14,091 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk berbagai program layanan sosial, perlindungan anak, pemberdayaan masyarakat, serta penanganan fakir miskin.

Salah satu isu yang muncul adalah keterbatasan bantuan bagi lansia terlantar. Berdasarkan data Dinsos, terdapat 184 lansia yang membutuhkan dukungan. Sebanyak 74 orang ditangani pemerintah pusat, dan 50 lainnya masuk dalam anggaran daerah. Namun masih tersisa sekitar 60 lansia yang belum bisa terakomodasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perubahan data terus terjadi, salah satunya karena ada lansia penerima bantuan yang meninggal. Tetapi secara keseluruhan, sekitar 60 lansia masih menunggu giliran,” jelas Madihah.

Situasi serupa terjadi pada kategori anak yatim. Dari 97 anak yang tercatat, hanya delapan yang masuk program 2026 melalui usulan Musrenbang. Sisanya diharapkan dapat terbantu melalui program yang dikelola Baznas.

Paparan tersebut mendapat tanggapan kritis dari anggota Komisi III DPRD, Robet Riyanto. Ia menilai alokasi bantuan belum mencerminkan keberpihakan penuh kepada kelompok rentan.

“Lansia terlantar harusnya mendapatkan bantuan tanpa terkecuali. Ini menjadi rekomendasi Banggar. Negara memiliki kewajiban melindungi fakir miskin,” tegasnya.

Robet juga meminta sinkronisasi data anak yatim antara Dinsos dan Baznas dilakukan secara transparan agar tidak ada warga yang tercecer dari bantuan.
“Kami meminta data pasti mengenai pembagian penanganan antara dua lembaga tersebut,” tambahnya.

Di sisi lain, Banggar turut menyoroti progres pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Madihah menyampaikan bahwa proses pembaruan berjalan bertahap setiap tiga bulan melalui koordinasi dengan Kemensos dan BPS.

Dalam rapat tersebut, Dinsos juga memaparkan program lainnya, seperti pemeliharaan Taman Makam Pahlawan, insentif bagi RT/RW dan Karang Taruna, bantuan fakir miskin untuk 150 orang, BLT DBH CHT bagi lebih dari 4.000 penerima, hingga layanan mobil jenazah dan penanganan bencana.

Banggar menegaskan, seluruh program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat rentan harus menjadi prioritas utama dalam penyusunan APBD 2026.

Berita Terkait

Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet
Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031
35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat
Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot
TRAGEDI DI WISATA KUM-KUM PROBOLINGGO, LANSIA ASAL PASURUAN TEWAS SAAT BERENDAM
Polres Probolinggo Kota Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Tekankan Pendekatan Humanis dan Tegas
Viral! Ditinggal Mancing, Motor Hilang di TPI Paiton Probolinggo, Petugas Sebut Sering Terjadi
Kecelakaan Kerja di Kota Probolinggo, Teknisi PT AFU Meninggal Dunia
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:31 WIB

Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:48 WIB

Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat

Senin, 2 Februari 2026 - 19:23 WIB

Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot

Senin, 2 Februari 2026 - 18:38 WIB

TRAGEDI DI WISATA KUM-KUM PROBOLINGGO, LANSIA ASAL PASURUAN TEWAS SAAT BERENDAM

Berita Terbaru