Prestasi Merosot, KONI Kota Probolinggo Resmi Dilantik, Wali Kota LIRA: Jangan Jadikan Olahraga Ajang Lobi Politik

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025 - 05:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Bale Hinggil di Jalan Dr. Soetomo menjadi saksi pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Probolinggo periode 2025–2029, Senin malam (15/12/2025). Acara tersebut berlangsung di tengah sorotan tajam publik, seiring merosotnya prestasi atlet Kota Probolinggo pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025.

Di balik rangkaian seremoni dan senyum para pengurus baru, kegelisahan atas kondisi olahraga daerah tak bisa sepenuhnya disembunyikan. Ketua KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, yang memimpin pengambilan sumpah jabatan, memilih bersikap lugas. Ia menegaskan bahwa hasil buruk di Porprov bukan sekadar statistik, melainkan sinyal peringatan serius yang menuntut pembenahan menyeluruh.

Nabil mengingatkan agar kepengurusan baru tidak terjebak pada program seremonial tanpa arah. Ia meminta pengurus bekerja fokus dan terukur, termasuk berani mengevaluasi cabang olahraga yang tak memberikan kontribusi prestasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan buang garam di laut. Pembinaan tidak bisa instan. Harus ada evaluasi total, kalau tidak, kita hanya akan jalan di tempat,” tegasnya.

Di tengah tuntutan perbaikan prestasi tersebut, dinamika internal KONI justru menjadi perhatian tersendiri. Ketua terpilih, Zulfikar Imawan, membuat langkah mengejutkan dengan menggandeng rivalnya dalam kontestasi pemilihan, Sugeng Nufindarko, sebagai Wakil Ketua I. Padahal, keduanya sebelumnya berada pada kubu yang berseberangan.

 

Zulfikar menyebut langkah tersebut sebagai hasil diskusi panjang demi membentuk tim yang solid dan kompeten. Dalam proses restrukturisasi kepengurusan, sejumlah nama lama digantikan oleh wajah-wajah baru. Meski diklaim sebagai upaya konsolidasi, publik menilai langkah ini juga sarat kepentingan untuk meredam potensi konflik internal agar organisasi tetap stabil.

Zulfikar sendiri mengakui bahwa tantangan terbesarnya adalah mengangkat kembali prestasi olahraga Kota Probolinggo yang tengah menurun. Ia menyebut fokus awal kepengurusan akan diarahkan pada cabang olahraga unggulan, salah satunya panjat tebing.

Namun, pelantikan ini tak luput dari kritik elemen masyarakat sipil. Wali Kota LIRA Probolinggo, Louis Hariona, menilai momen pelantikan di tengah anjloknya prestasi merupakan hal yang patut disayangkan. Sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial, ia menyebut kondisi tersebut mencerminkan belum adanya evaluasi yang serius terhadap kinerja KONI sebelumnya.

Ia juga menyoroti absennya Pemerintah Kota Probolinggo dalam acara pelantikan tersebut. Menurutnya, ketidakhadiran pemerintah daerah menjadi catatan negatif yang menunjukkan belum sinkronnya hubungan kelembagaan dalam upaya membangun prestasi olahraga daerah.

Selain itu, Louis mempertanyakan manuver ketua terpilih yang merangkul rival politiknya. Ia menilai langkah tersebut perlu diuji secara objektif, apakah benar ditujukan untuk mendongkrak prestasi olahraga, atau sekadar lobi-lobi politik internal.

“Yang terpenting adalah bagaimana membawa nama baik dan prestasi olahraga Kota Probolinggo. Bukan kepentingan politiknya,” tegasnya.

Kini, tanggung jawab besar berada di tangan duet Zulfikar Imawan dan Sugeng Nufindarko. Publik menanti apakah kolaborasi dua mantan rival ini mampu menjadi solusi nyata bagi kebangkitan prestasi olahraga Kota Probolinggo, atau justru berhenti pada kompromi elit yang tak menyentuh kebutuhan para atlet. Waktu yang akan membuktikannya.

Berita Terkait

Tunjangan Guru Ngaji Cair, PDI Perjuangan Apresiasi Pemkab Probolinggo dan Kesra
Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan
Himbauan Ketua DPC Hiswana Migas Malang: Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri
Insentif Guru Ngaji di Probolinggo Diperluas, LIRA: Ini Langkah Positif Wali Kota
Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bromo Ditutup Total Demi Jaga Kesucian Ritual
GP Ansor Ranting Kelurahan Sumbertaman Salurkan Zakat
Perum Bulog Probolinggo Salurkan Bantuan Pangan Perdana Tahun 2026
Layanan Mudik Santri Dipermudah, Ponirin Mika Puji Koordinasi Syahbandar dan Forkopimda
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:48 WIB

Tunjangan Guru Ngaji Cair, PDI Perjuangan Apresiasi Pemkab Probolinggo dan Kesra

Jumat, 20 Maret 2026 - 10:44 WIB

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:08 WIB

Himbauan Ketua DPC Hiswana Migas Malang: Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:29 WIB

Insentif Guru Ngaji di Probolinggo Diperluas, LIRA: Ini Langkah Positif Wali Kota

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:05 WIB

Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bromo Ditutup Total Demi Jaga Kesucian Ritual

Berita Terbaru

Probolinggo

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Mar 2026 - 10:44 WIB