Perkenalkan Budaya Probolinggo Kepada Pemuda, Dispopar Kabupaten Probolinggo Gelar Festival Sendratari dan Hadrah Al-Banjari

- Jurnalis

Rabu, 4 Desember 2024 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

Suarabayuangga.com,- Untuk melestarikan seni budaya lokal, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo menggelar lomba hadrah Al- Banjari dan sendratari tahun 2024, Selasa hingga Kamis (3-5/12/2024) di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo.

Imbarwati, salah satu panitia Festival mengatakan Lomba Hadrah Al-Banjari dan Sendratari 2024 ini diikuti oleh 16 peserta perwakilan di tiap-tiap kecamatan se- Kabupaten Probolinggo. Dengan mengangkat tema cerita rakyat yang ada di Kabupaten Probolinggo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada festival Sendratari dan Hadrah Al-Banjari 2024 kali ini diikuti oleh 16 kelompok peserta dari tiap Kecamatan di Kabupaten Probolinggo, kami mengangkat tema tentang cerita rakyat Kabupaten Probolinggo” jelasnya.

Dirinya menambahkan dengan mengangkat tema cerita rakyat Kabupaten Probolinggo, dapat mengenalkan dan melestarikan budaya dan sejarah yang ada di Kabupaten Probolinggo kepada generasi muda dan anak cucu di Kabupaten Probolinggo.

“Kami mengangkat tema tentang cerita rakyat Kabupaten Probolinggo agar dapat mengenalkan dan melestarikan budaya dan sejarah yang ada di Kabupaten Probolinggo kepada generasi muda dan anak cucu kita di Kabupaten Probolinggo” tambahnya.

Imbarwati berharap dengan adanya festival ini, cerita rakyat dan seni tradisi yang ada di Kabupaten Probolinggo terus maju dan berkembang. “Harapannya dengan adanya festival ini, cerita rakyat dan seni tradisi yang ada di Kabupaten Probolinggo terus maju dan berkembang” harapnya.

Sementara itu, salah satu peserta perwakilan dari Desa Randuputih, Kecamatan Dringu membawakan tarian dan cerita sejarah Desa Randuputih.

Satimin, Sekdes Desa Randuputih berharap kepada dinas terkait untuk menggelar acara seperti ini tiap tahun, agar tarian dan cerita di setiap daerah di Kabupaten Probolinggo dapat dikenalkan dan dilestarikan kepada generasi muda.

“Harapan kami kepada dinas terkait untuk mengadakan festival seperti ini setiap tahun, agar tarian dan cerita di setiap daerah di Kabupaten Probolinggo dapat dikenalkan dan dilestarikan kepada generasi muda” harapnya.(Aln)

Berita Terkait

Tunjangan Guru Ngaji Cair, PDI Perjuangan Apresiasi Pemkab Probolinggo dan Kesra
Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan
Himbauan Ketua DPC Hiswana Migas Malang: Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri
Insentif Guru Ngaji di Probolinggo Diperluas, LIRA: Ini Langkah Positif Wali Kota
Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bromo Ditutup Total Demi Jaga Kesucian Ritual
GP Ansor Ranting Kelurahan Sumbertaman Salurkan Zakat
Perum Bulog Probolinggo Salurkan Bantuan Pangan Perdana Tahun 2026
Layanan Mudik Santri Dipermudah, Ponirin Mika Puji Koordinasi Syahbandar dan Forkopimda
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:48 WIB

Tunjangan Guru Ngaji Cair, PDI Perjuangan Apresiasi Pemkab Probolinggo dan Kesra

Jumat, 20 Maret 2026 - 10:44 WIB

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:08 WIB

Himbauan Ketua DPC Hiswana Migas Malang: Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:29 WIB

Insentif Guru Ngaji di Probolinggo Diperluas, LIRA: Ini Langkah Positif Wali Kota

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:05 WIB

Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bromo Ditutup Total Demi Jaga Kesucian Ritual

Berita Terbaru

Probolinggo

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Mar 2026 - 10:44 WIB