Pengunjung PPP Mayangan Jadi Korban Kekerasan, Pengelolaan Keamanan Dipertanyakan

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Seorang anggota komunitas layangan naga asal Kelurahan Sumbertaman, berinisial NA (26), menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal di kawasan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan, Kota Probolinggo, Minggu sore (27/3). Insiden tersebut terjadi saat NA bersama rekan-rekannya hendak menerbangkan layangan naga.

Peristiwa bermula ketika seorang pemuda yang tidak dikenal menyalakan knalpot brong (bleyer), sehingga memicu ketegangan. Tidak lama setelah itu, terjadi pemukulan dan pengeroyokan yang menyebabkan NA mengalami luka robek di bagian kepala.

Ketua Komunitas Layangan Naga Kelurahan Sumbertaman, Rebudi, menyayangkan insiden tersebut. Ia menilai pengelola PPP Mayangan tidak mampu memberikan jaminan keamanan bagi pengunjung, padahal masyarakat dikenakan biaya masuk. “Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Kami membayar tiket masuk, tapi keamanan dan kenyamanan di area PPP masih kurang. Kalau memang area ini hanya untuk aktivitas perikanan, seharusnya masyarakat yang tidak berkepentingan dilarang masuk, tapi faktanya tidak begitu,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rebudi mendesak pihak UPT PPP Mayangan untuk meningkatkan pengawasan, terutama pada akhir pekan ketika pengunjung memadati kawasan tersebut. Ia menjelaskan bahwa insiden pengeroyokan ini bukan yang pertama dialami anggota komunitasnya. “Ini sudah yang kedua kalinya terjadi,” tegasnya. Ia berharap pengelola dapat berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk melakukan patroli rutin.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat kejadian ada warga yang mencoba melerai, namun justru ikut terluka. Kondisi ini menunjukkan lemahnya pengawasan di area pelabuhan. “Yang melerai justru warga, bukan pihak UPT PPP ataupun keamanan pelabuhan. Jangan hanya menarik retribusi, tapi abai terhadap keamanan pengunjung. Ada hak, ada kewajiban,” kritiknya.

Setelah kejadian, Rebudi dan korban melaporkan insiden tersebut ke Polsek Mayangan. Mereka juga menyerahkan rekaman video pengeroyokan kepada pihak kepolisian. NA diketahui mendapatkan beberapa jahitan akibat luka di kepala. “Kami mengapresiasi Polsek Mayangan karena telah menerima laporan kami dengan baik dan memberikan rekomendasi untuk visum,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu pegawai UPT PPP Mayangan, Adi, saat dimintai konfirmasi menyampaikan bahwa pimpinan sedang berada di Surabaya. Ia menyarankan agar informasi terkait keamanan dituliskan secara lengkap atau disampaikan kepada pos keamanan kelautan dan perikanan terpadu. “Kalau masalah keamanan, coba ditulis saja kronologinya atau ke pos keamanan,” ujarnya singkat.

Berita Terkait

Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal
Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet
Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031
35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat
Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot
TRAGEDI DI WISATA KUM-KUM PROBOLINGGO, LANSIA ASAL PASURUAN TEWAS SAAT BERENDAM
Polres Probolinggo Kota Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Tekankan Pendekatan Humanis dan Tegas
Viral! Ditinggal Mancing, Motor Hilang di TPI Paiton Probolinggo, Petugas Sebut Sering Terjadi
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:07 WIB

Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:31 WIB

Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:48 WIB

Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat

Senin, 2 Februari 2026 - 19:23 WIB

Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot

Berita Terbaru