Pembangunan Minimarket Waralaba di Bengawan Solo Kota Probolinggo Disoal DPRD

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Rencana pembangunan minimarket waralaba Indomaret di Jalan Bengawan Solo, Kota Probolinggo, mendapat sorotan tajam dari Komisi III DPRD Kota Probolinggo. Para legislator mempertanyakan aspek perizinan serta kepatuhan terhadap standar aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Robet Riyanto, secara langsung menanyakan kejelasan perizinan tersebut kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

“Saya lihat ada proyek pembangunan minimarket waralaba baru di Jalan Bengawan Solo. Itu bagaimana, apakah sudah mengantongi izin atau belum?” ujarnya, Senin (24/11/2025) siang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Robet juga menyoroti maraknya usaha minimarket waralaba di Kota Probolinggo. Ia menanyakan mekanisme dan persyaratan pembukaan toko modern tersebut, mengingat lokasinya sering berdekatan dengan usaha warga, khususnya pelaku UMKM.

“Karena saya lihat itu lokasinya sangat dekat sekali dengan usaha UMKM milik warga sekitar, seperti toko atau warung Madura. Apakah nanti tidak menimbulkan persaingan yang merugikan UMKM? Ya, untungnya saja Indomaret itu tidak menjual BBM eceran,” katanya.

Menanggapi hal itu, Penata Perizinan Ahli Muda DPMPTSP Kota Probolinggo, Gemini, menjelaskan bahwa pihaknya sudah menerima seluruh berkas persyaratan yang diajukan pengelola minimarket tersebut. Ia juga memastikan bahwa proses perizinan telah melalui rekomendasi dari dinas terkait.

“Sebelumnya kami menerima rekomendasi dari Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP). Mereka sudah mengurus semua perizinan yang diperlukan,” jelasnya.

Lebih jauh, Gemini menyampaikan bahwa berdasarkan survei lapangan, lokasi pembangunan minimarket tersebut masih berada dalam batas aman dan tergolong berisiko rendah.

Hingga kini, Komisi III DPRD Kota Probolinggo masih menunggu kajian lanjutan terkait dampak kehadiran minimarket terhadap ekonomi lokal, khususnya keberlangsungan UMKM di kawasan tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet
Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031
35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat
Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot
TRAGEDI DI WISATA KUM-KUM PROBOLINGGO, LANSIA ASAL PASURUAN TEWAS SAAT BERENDAM
Polres Probolinggo Kota Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Tekankan Pendekatan Humanis dan Tegas
Viral! Ditinggal Mancing, Motor Hilang di TPI Paiton Probolinggo, Petugas Sebut Sering Terjadi
Kecelakaan Kerja di Kota Probolinggo, Teknisi PT AFU Meninggal Dunia
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:31 WIB

Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:48 WIB

Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat

Senin, 2 Februari 2026 - 19:23 WIB

Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot

Senin, 2 Februari 2026 - 18:38 WIB

TRAGEDI DI WISATA KUM-KUM PROBOLINGGO, LANSIA ASAL PASURUAN TEWAS SAAT BERENDAM

Berita Terbaru