Pasca Perusakan Kafe, Grib Jaya Desak Aparat Bongkar Jaringan Gengster di Kota Probolinggo

- Jurnalis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Gelombang aksi anarkis yang dilakukan kelompok gengster di Kota Probolinggo kembali memicu keresahan warga. Insiden terbaru terjadi di Kafe Asyiq, Jalan Mastrip, Kelurahan Kedopok, pada Sabtu malam (25/10/2025), ketika sekelompok pemuda bersenjata tajam merusak fasilitas kafe tanpa alasan jelas.

Menanggapi hal itu, LSM Grib Jaya Kota Probolinggo angkat bicara. Ketua DPC Grib Jaya, H. Anang, mengecam keras tindakan brutal tersebut dan meminta aparat kepolisian menindak tegas para pelaku.

“Ini sudah melampaui batas. Aksi perusakan seperti ini tidak hanya merugikan masyarakat, tapi juga mengancam ketertiban umum,” ujarnya, Selasa (28/10/2025) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tindakan gengster semacam ini tidak bisa dibiarkan berlarut. Ia mendesak agar aparat keamanan segera mengungkap dalang di balik aksi tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar.

“Kami mendukung penuh langkah kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini. Harus ada efek jera agar Kota Probolinggo tidak jadi panggung kekerasan anak muda,” tegasnya.

Anang juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing emosi atau melakukan tindakan balasan yang justru memperkeruh situasi.

“Kami mengimbau warga, terutama para pemuda, agar tidak mudah terprovokasi. Lebih baik bantu aparat menjaga keamanan lingkungan dan melaporkan hal-hal yang mencurigakan,” katanya.

Sebagai langkah nyata, Grib Jaya berencana menggelar sosialisasi dan pembinaan kepada para pemuda untuk menanamkan kesadaran hukum dan menjauhkan mereka dari pergaulan destruktif.

“Kami ingin pemuda Kota Probolinggo diarahkan ke hal-hal positif. Jangan sampai mereka terseret dalam kelompok yang merusak nama baik kota ini,” tutup Anang.

Aksi gengster di Kota Probolinggo belakangan memang kian berani. Selain perusakan di Kafe Asyiq, sejumlah laporan warga juga menyebut adanya konvoi malam hari dengan atribut perguruan silat yang kerap menimbulkan ketegangan di jalanan. Warga pun berharap aparat bertindak cepat sebelum situasi semakin tidak terkendali.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Sampah Menggunung Ratusan Meter, Masyarakat Kesulitan Melintas 
Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal
Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet
Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031
35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat
Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot
TRAGEDI DI WISATA KUM-KUM PROBOLINGGO, LANSIA ASAL PASURUAN TEWAS SAAT BERENDAM
Polres Probolinggo Kota Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Tekankan Pendekatan Humanis dan Tegas
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:17 WIB

Sampah Menggunung Ratusan Meter, Masyarakat Kesulitan Melintas 

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:07 WIB

Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:31 WIB

Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:48 WIB

Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat

Berita Terbaru