Masa Depan Honorer Belum Jelas, Ribuan Peserta PPPK Tahap II di Probolinggo Masih Menunggu Kepastian

- Jurnalis

Kamis, 26 Juni 2025 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com– Harapan ribuan tenaga honorer di Kota Probolinggo untuk menjadi aparatur negara kembali tertunda. Dari hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II, sebanyak 1.854 peserta dinyatakan tidak lolos, dan hingga kini belum ada kejelasan terkait langkah lanjutan bagi mereka.

 

Sementara peserta yang lolos mulai menjalani proses pemberkasan untuk pengusulan Nomor Induk PPPK, nasib para peserta yang tidak berhasil justru menggantung. Pemerintah daerah pun belum bisa mengambil langkah pasti, karena masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Proses saat ini kami fokuskan pada pemberkasan bagi peserta yang lulus. Untuk yang belum lolos, kemungkinan besar akan diarahkan ke skema kerja paruh waktu. Tapi itu baru bisa dilakukan setelah ada petunjuk teknis dari pusat,” ujar Kepala BKPSDM Kota Probolinggo, Fathur Rosi, Rabu (25/6/2025).

 

Seleksi kali ini menyasar dua formasi, yakni tenaga kesehatan dan tenaga teknis. Namun dengan keterbatasan kuota, hanya sekitar 60 formasi yang tersedia di masing-masing kategori. Sementara jumlah pendaftar jauh melebihi kapasitas, terutama di formasi teknis. Alhasil, sebagian besar peserta tersingkir karena nilai tak memenuhi standar atau kalah saing.

 

Meski belum ada keputusan resmi, Pemerintah Kota Probolinggo tetap membuka peluang untuk mengakomodasi para peserta yang belum lolos. Salah satunya melalui opsi pegawai paruh waktu, yang saat ini masih dalam tahap pembahasan. Namun, pelaksanaannya sangat bergantung pada petunjuk teknis dari BKN dan kemampuan anggaran daerah.

 

“Secara prinsip, kami ingin tetap memanfaatkan tenaga mereka yang selama ini sudah mengabdi. Tapi tanpa dasar hukum yang jelas, kami belum bisa melangkah lebih jauh,” imbuh Fathur.

 

Komisi I DPRD Kota Probolinggo pun ikut mendorong pemerintah untuk segera memperjuangkan nasib para honorer ini. Legislator Sibro Malisi menyebut bahwa komunikasi dengan pusat harus dipercepat agar solusi bisa segera ditemukan.

 

“Honorer yang tidak lolos ini adalah aset SDM yang sudah berpengalaman. Sayang jika dibiarkan begitu saja. Kami harap pemerintah pusat segera memberi petunjuk teknis yang jelas,” katanya.

 

Hingga kini, ribuan honorer yang tidak lolos hanya bisa menunggu sambil berharap bahwa peluang kerja paruh waktu bukan sekadar wacana. Mereka menggantungkan harapan pada komitmen pemerintah untuk memberi kejelasan dan kesempatan kedua.(red)

Berita Terkait

Sampah Menggunung Ratusan Meter, Masyarakat Kesulitan Melintas 
Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal
Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet
Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031
35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat
Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot
TRAGEDI DI WISATA KUM-KUM PROBOLINGGO, LANSIA ASAL PASURUAN TEWAS SAAT BERENDAM
Polres Probolinggo Kota Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Tekankan Pendekatan Humanis dan Tegas
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:17 WIB

Sampah Menggunung Ratusan Meter, Masyarakat Kesulitan Melintas 

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:07 WIB

Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:31 WIB

Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:48 WIB

Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat

Berita Terbaru