Maraknya Judi Online dan VCS, Polres Probolinggo Beri Edukasi Pada Pelajar

- Jurnalis

Kamis, 20 Juni 2024 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com, – Mencegah kenakalan remaja, di era digital, Polres Probolinggo Kunjungi sekolah tingkat SMA untuk memberi penyuluhan bahaya judi online dan bijak dalam menggunakan media sosial.
 
Kasi humas Polres Probolinggo Iptu Merdhania Pravita Santy mengatakan, satuan Polwan yang datang ke sekolah – sekolah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pendidikan non akademik.
 
Ia juga menjelaskan kegiatan sambang sekolah yang rutin dilaksanakan oleh Polres Probolinggo ini, salah satu wujud kehadiran Polri di tengah Masyarakat, untuk memastikan situasi yang aman dan kondusif.
 

“Tidak lepas dari peran fungsi kami sebagai anggota Polri jadi semua kegiatan yang kami laksanakan ini outputnya adalah Kamtibmas yang kondusif,”ujarnya, di SMA Negeri 1 Paiton, pada kamis (20/6/2024).
 
Kegiatan tersebut juga bakal dilakukan ke sekolah lainnya, secara bergiliran. Ini bertujuan untuk menghindari tindakan-tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, maupun orang lain.
 
Baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Dari materi bullying, kekerasan seksual, hingga maraknya judi online, turut disampaikan pada para pelajar.
 
“Kami sampaikan tadi materi terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dalam bijak bermedia sosial, agar para pelajar paham dan dapat menghindari pelanggarannya,”tambahnya.
 
Tentu saja giat tersebut disambut antusias oleh ratusan pelajar, bahkan banyak juga juga pelajar yang bertanya dan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh pemateri.
 
Pada intisari Undang-Undang ITE, Iptu Vita juga menjelaskan tentang Stop HPPUS yang artinya stop hoaks, stop pornografi, stop perjudian online, stop ujaran kebencian atau bullying dan stop menyinggung SARA (suku, agama, ras dan antar golongan).
 
Vita juga berpesan, agar para pelajar tidak terlibat dalam promosi judi online di media sosial dan menghindari video call sex (VCS).
 
“Mempromosikan judi online sudah pasti itu akan melanggar hukum dan VCS berpotensi akan dijadikan modus pemerasan,”ungkapnya.
 
Diharapkan ini dapat menjadi pedoman bagi pelajar, untuk menghindari pelanggaran hukum, dan tIdak jadi korban kejahatan.
 
“Apabila menjadi korban pemerasan atau kejahatan jangan takut untuk melapor kepada kami agar dapat segera ditindaklanjuti,” tandasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penulis : Alan

Editor : Anas

Berita Terkait

Tunjangan Guru Ngaji Cair, PDI Perjuangan Apresiasi Pemkab Probolinggo dan Kesra
Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan
Himbauan Ketua DPC Hiswana Migas Malang: Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri
Insentif Guru Ngaji di Probolinggo Diperluas, LIRA: Ini Langkah Positif Wali Kota
Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bromo Ditutup Total Demi Jaga Kesucian Ritual
GP Ansor Ranting Kelurahan Sumbertaman Salurkan Zakat
Perum Bulog Probolinggo Salurkan Bantuan Pangan Perdana Tahun 2026
Layanan Mudik Santri Dipermudah, Ponirin Mika Puji Koordinasi Syahbandar dan Forkopimda
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:48 WIB

Tunjangan Guru Ngaji Cair, PDI Perjuangan Apresiasi Pemkab Probolinggo dan Kesra

Jumat, 20 Maret 2026 - 10:44 WIB

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:08 WIB

Himbauan Ketua DPC Hiswana Migas Malang: Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:29 WIB

Insentif Guru Ngaji di Probolinggo Diperluas, LIRA: Ini Langkah Positif Wali Kota

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:05 WIB

Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bromo Ditutup Total Demi Jaga Kesucian Ritual

Berita Terbaru

Probolinggo

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Mar 2026 - 10:44 WIB