BANGKALAN, suarabayuangga.com – LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) menyambut baik pembentukan Badan Musyawarah (Bamus) Madura yang dinilai sebagai langkah penting untuk memperkuat persatuan masyarakat sekaligus mendorong pembangunan di wilayah Madura.
Bamus Madura resmi diluncurkan dalam acara halal bihalal di Bangkalan sebagai hasil kerja sama tiga organisasi, yakni Madas Nusantara, Madas Sedarah, dan Madas Serumpun.
LIRA melihat kehadiran Bamus sebagai peluang besar untuk menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam satu wadah yang lebih solid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Presiden LSM LIRA Indonesia sekaligus Gubernur LIRA Jatim, H. Syamsudin, SH, mengatakan bahwa perbedaan organisasi bukanlah penghalang untuk bersatu demi tujuan yang sama.
“Yang terpenting bukan nama organisasinya, tapi bagaimana kita punya tujuan yang sama untuk kepentingan masyarakat. Kalau bisa bersatu, tentu dampaknya akan lebih besar,” ujarnya.
Ia berharap Bamus Madura tidak hanya menjadi simbol persatuan, tetapi juga benar-benar aktif dalam mengawal pembangunan dan investasi di Madura.
Menurutnya, peran organisasi seperti Bamus sangat dibutuhkan untuk memastikan program pembangunan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Harapan kami, Bamus bisa menjadi penggerak yang nyata. Tidak hanya sekadar wadah, tapi juga hadir untuk membantu masyarakat dan mengawal pembangunan agar tepat sasaran,” jelasnya.
LIRA juga menegaskan siap bersinergi dengan Bamus Madura dalam berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami di LIRA terbuka untuk bekerja sama. Selama tujuannya untuk kebaikan bersama, tentu akan kami dukung,” tambahnya.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk LIRA, diharapkan Bamus Madura mampu menjadi kekuatan baru yang membawa perubahan positif, baik dalam menjaga persatuan maupun mendorong kemajuan pembangunan di Madura. (*)






