Kulak Minyak Goreng Murah di Medsos, Warga kota Probolinggo Ditipu 19 Juta Melayang

- Jurnalis

Rabu, 22 Januari 2025 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com, – Warga kota Probolinggo bernama H. Ebit (50), warga Kelurahan Wonoasih, Kecamatan Wonoasih ini, tertipu Rp. 19 juta, setelah membayar pembelian minyak goreng melalui media sosial facebook yang ternyata bodong.

Ebit mengetahui dirinya tertipu setelah sebuah truk bernopol DK 8428 UE, tiba di rumahnya pada Senin (20/1/2025) malam.

Truk yang ia kira akan mengantar 200 karton minyak gorengnya. Ternyata, setelah bak truk tersebut dibuka tidak ada satu pun minyak goreng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ebit yang merupakan penjual toko kelontong langsung membawa supir truk ke Markas Polsek Wonoasih.

Truk tersebut, dikemudikan oleh dua orang asal Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bernama Bahrul Ulum (24) dan Andri Rizky Fadilah(24).

Kemudian pada Selasa (21/1/2025) siang, H. Ebit pun mendatangi Polsek Wonoasih untuk meminta kejelasan. Ia sempat cek-cok dengan kuasa hukum supir, H. M. Samiran.

Sebab, H. M. Samiran menyatakan dua supir tersebut sama-sama tertipu. H. Ebit tidak terima dan mengatakan satu-satunya korban adalah dirinya.

Ebit dan dua supir kemudian dibawa ke Polres Probolinggo Kota untuk digelar perkara. Termasuk satu truk tanpa muatan itu pun menjadi barang bukti.

Ahmad Sumedi, pendamping hukum H. Ebit mengatakan memang ada cekcok antara H. Ebit dan kuasa hukum supir.

“Kami menduga ada oknum yanh bermain-main di penipuan ini. Makanya tadi ada sedikit gesekan,” terangnya, pada selasa (21/1/2025) sore.

Menurut Ahmad Sumedi, H. Ebit tergiur harga murah di facebook. Tanpa berpikir panjang H. Ebit membelinya.

“Transfer uang dilakukan saat truk ada di rumah korban. Katanya, tidak bisa dibuka ketika belum transfer. Pas sudah transfer ternyata bodong,” katanya.

Namun, kuasa hukum dua supir truk, Samiran, tidak mengatakan demikian. Menurutnya, dua supir truk tersebut juga menjadi korban.

“Saya diutus jadi kuasa hukum supir, yang juga tertipu istilahnya,” ucapnya.

Pengakuan supir padanya, ada seorang laki-laki yang memesan jasa ekspedisinya untuk mengambil minyak goreng di Probolinggo. Minyak goreng tersebut, untuk dikirim kembali ke Jawa Tengah.

“Dan itu lewat telfon pesannya,” ungkapnya.

Samiran menambahkan, Polisi harus menyelidik secara tuntas kasus ini.

“Kan ada rekening, mudah sekali seharusnya melacak terduga pelaku ini. Yang jelas, dua supir truk ini juga korban,” pungkasnya.

Hingga kini, Ebit dan dua supir truk masih dalam proses pemeriksaan di Mapolres Probolinggo Kota. (Red)

Berita Terkait

Sampah Menggunung Ratusan Meter, Masyarakat Kesulitan Melintas 
Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal
Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet
Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031
35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat
Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot
TRAGEDI DI WISATA KUM-KUM PROBOLINGGO, LANSIA ASAL PASURUAN TEWAS SAAT BERENDAM
Polres Probolinggo Kota Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Tekankan Pendekatan Humanis dan Tegas
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:17 WIB

Sampah Menggunung Ratusan Meter, Masyarakat Kesulitan Melintas 

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:07 WIB

Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:31 WIB

Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:48 WIB

Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat

Berita Terbaru