Komisi III DPRD Probolinggo Kritik Kekurangan Sumur Resapan dan Minimnya CSR PT Bromo Tirta Lestari (Alamo)

- Jurnalis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – PT Bromo Tirta Lestari (BTL), produsen air mineral merek Alamo, mendapat sorotan tajam dari Komisi III DPRD Kabupaten Probolinggo. Kritik tersebut mencakup dua hal utama, yakni kewajiban pembuatan sumur resapan serta minimnya kontribusi program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bagi masyarakat sekitar.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Probolinggo, Mochammad Al Fatih, menyampaikan hasil monitoring dan evaluasi (monev) yang dilakukan pihaknya. Berdasarkan dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL), PT BTL seharusnya membangun sedikitnya 110 sumur resapan berkapasitas 10 meter kubik per unit. Namun, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan jumlahnya masih jauh dari ketentuan.

“Pihak Alamo sudah menyatakan siap, dan tahun ini berkomitmen membangun 10 sumur resapan sebagai langkah awal pemenuhan kewajiban,” ujar Al Fatih, Jumat (15/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain persoalan lingkungan, Al Fatih juga menilai pelaksanaan CSR perusahaan belum terintegrasi dengan program pemerintah daerah.

“Mereka memang punya beberapa program pemberdayaan, tapi arahnya belum sejalan dengan rencana pembangunan daerah. Diperlukan koordinasi dan sinergi yang lebih baik,” tambahnya.

Komisi III pun memberikan sejumlah rekomendasi, di antaranya percepatan pemenuhan kewajiban sumur resapan sesuai dokumen UKL-UPL, rekonsiliasi data Pajak Air Tanah (PAT) antara catatan flowmeter dan penjualan, serta penagihan pajak reklame Alamo yang masih tertunggak.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Rabu (13/8/2025), anggota Komisi III, Deni Ilhami, juga menyoroti kualitas Air Mineral Dalam Kemasan (AMDK) Alamo.

“Saya minum ini (Alamo) hanya demi menghormati yang menyajikan. Terus terang, kalau dibandingkan merek lain, rasanya berbeda. Meski disebut kualitas ekspor, menurut saya jujur saja rasanya kurang enak,” ujarnya tegas.

Hingga berita ini ditulis, pihak PT Bromo Tirta Lestari belum memberikan tanggapan terkait minimnya kontribusi CSR perusahaan terhadap warga sekitar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Sampah Menggunung Ratusan Meter, Masyarakat Kesulitan Melintas 
Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal
Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet
Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031
35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat
Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot
TRAGEDI DI WISATA KUM-KUM PROBOLINGGO, LANSIA ASAL PASURUAN TEWAS SAAT BERENDAM
Polres Probolinggo Kota Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Tekankan Pendekatan Humanis dan Tegas
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:17 WIB

Sampah Menggunung Ratusan Meter, Masyarakat Kesulitan Melintas 

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:07 WIB

Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:31 WIB

Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:48 WIB

Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat

Berita Terbaru