Kasus DBD Melonjak, Pemkab Probolinggo Lakukang Fogging

- Jurnalis

Senin, 6 Januari 2025 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com, – Untuk mengendalikan penyebaran demam berdarah dengue (DBD) yang semakin meresahkan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo melaksanakan kegiatan fogging di Desa Tlogosari dan Tlogoargo Kecamatan Tiris. Aksi tersebut merupakan langkah kedua dalam dua siklus fogging yang dilakukan untuk menanggulangi lonjakan kasus DBD di wilayah Kecamatan Tiris.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo Hariawan Dwi Tamtomo melalui Penanggung jawab Program DBD Dinkes Kabupaten Probolinggo Sulistiani Trisnoharini mengungkapkan pelaksanaan fogging kali ini dilatarbelakangi oleh adanya kasus kematian akibat DBD yang terjadi beberapa hari sebelumnya di Kecamatan Tiris.

“Fogging di wilayah Kecamatan Tiris ini adalah siklus kedua yang kami lakukan jarak antara siklus pertama dan siklus kedua adalah satu minggu sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Saat ini terjadi peningkatan kasus DBD di Kecamatan Tiris hampir setiap hari ada notifikasi terkait kasus DBD dimana nyamuk-nyamuk Aedes aegypti penyebab DBD kini tidak lagi mengenal batas wilayah,” kata Sulistiani Trisnoharini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, biasanya mereka banyak ditemukan di dataran rendah tetapi sekarang mereka bahkan menjangkau daerah dataran tinggi seperti Kecamatan Tiris dan Krucil, beberapa waktu lalu bahkan ada kasus kematian di Kecamatan Lumbang.

Fenomena yang cukup mengkhawatirkan yakni nyamuk Aedes aegypti yang semakin nyaman berkembang biak di daerah dataran tinggi.

“Sepertinya nyamuk-nyamuk ini mulai beradaptasi dengan lingkungan dataran tinggi, mereka bermutasi dan semakin sehat bahkan lebih gemuk di dataran tinggi dan ini membuat upaya pencegahan menjadi semakin menantang,”ujarnya.

Ia menambahkan, upaya pencegahan yang telah dilakukan oleh Dinkes Kabupaten Probolinggo tidak hanya sebatas fogging tetapi juga menerapkan program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3M Plus. Salah satu penyebab pesatnya perkembangan jentik-jentik nyamuk di Kecamatan Tiris adalah kondisi lingkungan yang mendukung tempat berkembang biak nyamuk.

Kegiatan fogging kali ini dilakukan secara serentak dengan melibatkan berbagai pihak, kami berharap dengan kerjasama ini tidak ada lagi kasus kematian akibat DBD di tahun 2025. “Kami berupaya semaksimal mungkin agar wabah ini bisa terkendali dan tidak ada lagi masyarakat yang harus menjadi korban, mari bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan terus waspada terhadap bahaya DBD,”tuturnya.(WP)

Berita Terkait

Apresiasi Langkah Pemkab Probolinggo, Ketua DPD Gelora; Pencairan THR Guru Ngaji Bukti Kepedulian Nyata
Tunjangan Guru Ngaji Cair, PDI Perjuangan Apresiasi Pemkab Probolinggo dan Kesra
Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan
Himbauan Ketua DPC Hiswana Migas Malang: Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri
Insentif Guru Ngaji di Probolinggo Diperluas, LIRA: Ini Langkah Positif Wali Kota
Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bromo Ditutup Total Demi Jaga Kesucian Ritual
GP Ansor Ranting Kelurahan Sumbertaman Salurkan Zakat
Perum Bulog Probolinggo Salurkan Bantuan Pangan Perdana Tahun 2026
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:14 WIB

Apresiasi Langkah Pemkab Probolinggo, Ketua DPD Gelora; Pencairan THR Guru Ngaji Bukti Kepedulian Nyata

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:48 WIB

Tunjangan Guru Ngaji Cair, PDI Perjuangan Apresiasi Pemkab Probolinggo dan Kesra

Jumat, 20 Maret 2026 - 10:44 WIB

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:08 WIB

Himbauan Ketua DPC Hiswana Migas Malang: Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:29 WIB

Insentif Guru Ngaji di Probolinggo Diperluas, LIRA: Ini Langkah Positif Wali Kota

Berita Terbaru

Probolinggo

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Mar 2026 - 10:44 WIB