Ir. Hj. Sari Yuliati M.T. Menguatkan gerak Partai Golkar dalam membangun kesadaran Nilai Bangsa

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat – Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Ir. Hj. Sari Yuliati M.T., kembali menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan hak-hak konstitusional warga negara.

Hal ini disampaikan dalam kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang digelar di kantor DPD Partai Golkar Lombok Barat pada, Kamis 15 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam forum yang dihadiri puluhan peserta dari berbagai elemen masyarakat, terutama kader partai politisi perempuan golkar menekankan bahwa 4 pilar kebangsaan merupakan salah satu hak dasar yang dijamin.

“Empat Pilar Kebangsaan. Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—bukan hanya slogan. Salah satu wujud implementasinya adalah memastikan seluruh anak bangsa, tanpa kecuali, mendapat akses yang layak,” ujarnya.

Menurut Ir. Hj. Sari Yuliati M.T., masih banyak persoalan yang perlu dibenahi, mulai dari semua aspek tentang 4 pilar itu sendiri, Ia menegaskan DPR RI bersama pemerintah berkewajiban mengawal kebijakan agar pendidikan inklusif tidak hanya menjadi retorika.

“Konstitusi sudah jelas menegaskan hak warga negara untuk memperoleh pendidikan kebangsaan. Tugas kita memastikan amanat itu betul-betul terwujud di lapangan, termasuk di lombok barat dan daerah lain yang menghadapi tantangan pemerataan,” paparnya.

Kegiatan sosialisasi 4 Pilar ini sekaligus menjadi ruang dialog antara masyarakat dan wakil rakyat. Sejumlah peserta menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan bantuan sarana dan prasarana sebagai bentuk terciptanya 4 pilar dalam budaya masyarakat.

Ir. Hj. Sari Yuliati M.T. menambahkan, Fraksi Partai Golkar DPR RI secara konsisten mendorong kebijakan afirmatif untuk kelompok rentan dan daerah tertinggal., hak atas pelayanan kesehatan, pekerjaan layak, dan jaminan sosial juga menjadi fokus perjuangan.

“Kami ingin memastikan masyarakat memahami hak-haknya sebagai warga negara. Sosialisasi 4 Pilar ini menjadi salah satu upaya menciptakan kesadaran kolektif sekaligus penguatan komitmen kebangsaan.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif mengawal kebijakan publik. Menurutnya, penguatan nilai-nilai kebangsaan tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah atau DPR RI, tetapi membutuhkan partisipasi publik yang kritis dan konstruktif. (AS/123)

Berita Terkait

Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal
Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet
Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031
35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat
Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot
TRAGEDI DI WISATA KUM-KUM PROBOLINGGO, LANSIA ASAL PASURUAN TEWAS SAAT BERENDAM
Polres Probolinggo Kota Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Tekankan Pendekatan Humanis dan Tegas
Viral! Ditinggal Mancing, Motor Hilang di TPI Paiton Probolinggo, Petugas Sebut Sering Terjadi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:07 WIB

Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:31 WIB

Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:48 WIB

Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat

Senin, 2 Februari 2026 - 19:23 WIB

Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot

Berita Terbaru