Gubernur Jatim, Resmikan Gedung SMK Negeri Sukapura Probolinggo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, pada sabtu (3/5/2025) siang. Dalam kunjungannya, ia meresmikan gedung SMK Negeri Sukapura Kampus 2 yang sempat mangkrak, kini rampung dibangun.

 

Pembangunan Gedung SMKN 1 Sukapura ini dilakukan sejak tahun 2021. Anggarannya berseumber dari APBD Pemprov Jatim, sebesar Rp. 2 milyar dengan luas lahan 1,5 hektare.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Di tahun 2022 sempat mangkrak, namun berhasil dilanjutkan di tahun 2023 hingga rampung dan diresmikan oleh Pemprov Jatim dan Pemkab Probolinggo.

 

Dari pantauan di lokasi, ada 9 bangunan di kampus 2 tersebut. Masing-masing ditempati sebagai kelas, ruang praktek, laboratorium hingga kantor.

 

Sekolah tersebut akan dibuka pada pendaftaran peserta didik baru tahun ini, dengan hanya menyediakan jurusan perhotelan.

 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat diwawancara mengatakan SMK Negeri Sukapura ini berangkat dari aspirasi masyarakat setempat.

 

“Enam tahun yang lalu, masyarakat meminta saya membangun sekolah sesuai dengan kebutuhan,” Terangnya.

 

Di Sukapura banyak berdiri hotel dan objek wisata. Sehingga, masyarakat ingin, anak-anak mereka bisa menguasai ilmu perhotelan.

 

“Meskipun belum lulus, Sabtu-Minggu ada lho anak-anak yang bekerja di hotel-hotel gitu, menerapkan langsung,” ucapnya.

 

Menurut Khofifah, murid akan diajarkan berbagai soft skill. “Tadi bisa kita lihat ya, ada beberapa alat yang menjadi penunjang murid. Seperti laundry ekspress, alat untuk mencuci spray dan lain sebagainya,” katanya.

 

Ia berharap, SMKN 1 Sukapura menjadi sekolah dengan meluluskan anak yang memiliki skill yang mumpuni.

 

“Sehingga sekolah ini bisa menjadi sekolah favorit,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Sukapura Budijatmiko mengatakan jumlah murid di SMKN 1 Sukapura sebanyak 334 dengan 28 guru.

 

“Kalau secara ideal, kami kekurangan guru. Sehingga untuk memenuhi jam mengajar, ada guru yang merangkap,” ucapnya.

 

Nantinya, lanjut Budijatmiko, SMKN 1 Sukapura Kampus 2 akan menampung murid yang domisili desa-desa bagian atas Sukapura. Sementara sekolah pertama di Desa Boto akan menampung murid di desa-desa bawah.

 

“Karena banyak sekali murid kami yang rumahnya di Sapikerep ke atas seperti Ngadisari,” Tandasnya.(Red)

Berita Terkait

Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet
Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031
35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat
Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot
TRAGEDI DI WISATA KUM-KUM PROBOLINGGO, LANSIA ASAL PASURUAN TEWAS SAAT BERENDAM
Polres Probolinggo Kota Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Tekankan Pendekatan Humanis dan Tegas
Viral! Ditinggal Mancing, Motor Hilang di TPI Paiton Probolinggo, Petugas Sebut Sering Terjadi
Kecelakaan Kerja di Kota Probolinggo, Teknisi PT AFU Meninggal Dunia
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:31 WIB

Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:48 WIB

Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat

Senin, 2 Februari 2026 - 19:23 WIB

Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot

Senin, 2 Februari 2026 - 18:38 WIB

TRAGEDI DI WISATA KUM-KUM PROBOLINGGO, LANSIA ASAL PASURUAN TEWAS SAAT BERENDAM

Berita Terbaru