Siaran Pers
PT KAI Daop 9 Jember
26 Desember 2025
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jember, 26 Desember 2025 – Memasuki masa puncak Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember terus memastikan keandalan seluruh aspek operasional. Salah satu fokus utama di tengah tingginya mobilitas penumpang adalah menjaga kondisi fisik dan mental Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) melalui optimalisasi fasilitas istirahat Griya Karya.
KAI Daop 9 Jember memastikan bahwa Griya Karya yang tersebar di wilayah operasionalnya saat ini berfungsi penuh dan dalam kondisi prima untuk melayani Masinis, Asisten Masinis, Kondektur, Teknisi KA, hingga Polsuska. Fasilitas ini menjadi krusial di masa angkutan Nataru guna menjamin personel mendapatkan istirahat berkualitas di sela-sela jadwal dinasan yang padat.

“Kesejahteraan dan waktu istirahat yang cukup bagi para pejuang transportasi adalah kunci utama keselamatan perjalanan kereta api. Di tengah masa angkutan Nataru ini, kami memastikan seluruh Griya Karya sebagai tempat transit kru memenuhi standar kenyamanan, kebersihan, dan ketenangan yang tinggi,” ujar Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, dalam keterangannya hari ini.
Untuk mendukung mobilitas dan pergantian kru di wilayah Daop 9 yang membentang dari Pasuruan hingga Banyuwangi, Griya Karya telah disiagakan di tiga titik strategis dengan total kapasitas 22 kamar:
- Griya Karya Probolinggo: Memiliki kapasitas 6 kamar, menjadi tempat beristirahat bagi kru yang berdinas di wilayah barat Daop 9.
- Griya Karya Jember: Terletak di pusat operasional Daop 9 dengan kapasitas 6 kamar, melayani kru yang mengakhiri atau memulai dinasan di titik sentral.
- Griya Karya Ketapang (Banyuwangi): Sebagai titik awal dan akhir perjalanan KA Jarak Jauh/Menengah, fasilitas ini memiliki kapasitas terbesar yakni 10 kamar.

Cahyo menekankan bahwa selama periode Nataru yang berlangsung hingga awal Januari mendatang, pemeliharaan fasilitas seperti pendingin ruangan (AC), kebersihan kamar mandi, serta ketersediaan perlengkapan tidur yang higienis dilakukan secara lebih intensif. Hal ini dilakukan agar proses pemulihan energi personel berlangsung optimal sebelum kembali mengawal perjalanan KA.
Selama masa Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 9 mengoperasikan 26 perjalanan kereta api setiap harinya (reguler dan tambahan). Dengan dukungan fasilitas istirahat yang mumpuni, seluruh personel ASP diharapkan tetap memiliki fokus dan stamina tinggi demi menjaga keselamatan pelanggan.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui kesiapan Griya Karya ini, kami memastikan bahwa setiap petugas yang berada di garda terdepan siap mengantarkan penumpang dengan aman, nyaman, dan selamat sampai di tujuan,” tutup Cahyo Widiantoro.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember
Cahyo Widiantoro






