Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Gelombang protes mahasiswa mengguncang Gedung DPRD Kabupaten Probolinggo. Puluhan kader Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Probolinggo menggelar aksi demonstrasi, Senin (2/2/2026), menuntut pencopotan Ketua DPRD Oka Mahendra Jati Kusuma yang dinilai gagal menunjukkan empati dan tanggung jawab moral sebagai pimpinan wakil rakyat.

Massa aksi dari berbagai kampus berjalan kaki menuju kantor DPRD dengan membawa poster bernada kecaman. Mereka menilai lembaga legislatif semakin jauh dari denyut penderitaan rakyat, terutama saat daerah dilanda bencana alam, sementara pimpinan DPRD justru disorot karena merayakan ulang tahun di gedung rakyat saat jam kerja.

Aksi ini dipicu perayaan prank ulang tahun Ketua DPRD yang terekam video dan viral di media sosial. Perayaan tersebut menuai kemarahan publik karena dilakukan di tengah kondisi masyarakat yang masih bergulat dengan ancaman dan dampak bencana alam di sejumlah wilayah Kabupaten Probolinggo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai berorasi di bawah pengawalan aparat kepolisian, massa akhirnya ditemui Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Muhammad Zubaidi bersama Sekretaris DPRD (Sekwan) Yulius Christian. Keduanya duduk di tengah terik matahari, berhadapan langsung dengan mahasiswa yang meluapkan kekecewaan mereka.

Ketua Umum PC PMII Probolinggo, Dedi Bayuangga, menegaskan bahwa aksi ini bukan reaksi sesaat, melainkan akumulasi dari kekecewaan panjang terhadap sikap dan kinerja pimpinan DPRD.

“Ini bukan soal ulang tahun. Ini soal etika, empati, dan tanggung jawab seorang pejabat publik. Di saat rakyat berjibaku dengan bencana, pimpinan DPRD justru berpesta di gedung rakyat saat jam kerja,” tegas Dedi dalam orasinya.

Ia menilai perayaan tersebut sebagai simbol kegagalan moral seorang pemimpin legislatif. Bahkan, Dedi menyebut Ketua DPRD nyaris tak pernah terlihat turun langsung ke lapangan saat masyarakat terdampak bencana.

“Pantauan kami jelas. Ketua DPRD tidak hadir di tengah masyarakat ketika bencana terjadi. Tapi ketika ulang tahun, justru dirayakan di gedung DPRD. Ini tamparan bagi rasa keadilan rakyat,” katanya lantang.

PMII menilai tindakan tersebut mencederai marwah DPRD sebagai lembaga representasi rakyat dan mempertegas kesan elitis serta abai terhadap penderitaan publik. Atas dasar itu, PC PMII secara tegas menuntut pencopotan Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo dari jabatannya.

Menanggapi tuntutan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Muhammad Zubaidi menyatakan bahwa DPRD akan memproses aduan mahasiswa melalui mekanisme Badan Kehormatan (BK).

“Kami akan menindaklanjuti pengaduan ini sesuai prosedur yang berlaku melalui Badan Kehormatan. Surat pengaduannya baru kami terima hari ini,” ujar Zubaidi.

Ia mengakui video perayaan ulang tahun Ketua DPRD telah beredar luas dan memantik polemik di tengah masyarakat. Namun secara kelembagaan, DPRD tetap menunggu laporan resmi.

“Video memang beredar luas, tapi kami ini lembaga administrasi. Harus ada pengaduan resmi, dan hari ini sudah kami terima. Selanjutnya akan diproses,” pungkas Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Probolinggo itu.

 

Penulis: Rafel

Editor: Us

Berita Terkait

Tunjangan Guru Ngaji Cair, PDI Perjuangan Apresiasi Pemkab Probolinggo dan Kesra
Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan
Himbauan Ketua DPC Hiswana Migas Malang: Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri
Insentif Guru Ngaji di Probolinggo Diperluas, LIRA: Ini Langkah Positif Wali Kota
Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bromo Ditutup Total Demi Jaga Kesucian Ritual
GP Ansor Ranting Kelurahan Sumbertaman Salurkan Zakat
Perum Bulog Probolinggo Salurkan Bantuan Pangan Perdana Tahun 2026
Layanan Mudik Santri Dipermudah, Ponirin Mika Puji Koordinasi Syahbandar dan Forkopimda
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:48 WIB

Tunjangan Guru Ngaji Cair, PDI Perjuangan Apresiasi Pemkab Probolinggo dan Kesra

Jumat, 20 Maret 2026 - 10:44 WIB

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:08 WIB

Himbauan Ketua DPC Hiswana Migas Malang: Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:29 WIB

Insentif Guru Ngaji di Probolinggo Diperluas, LIRA: Ini Langkah Positif Wali Kota

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:05 WIB

Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bromo Ditutup Total Demi Jaga Kesucian Ritual

Berita Terbaru

Probolinggo

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Mar 2026 - 10:44 WIB