Diguyur Hujan Deras Semalaman, Akses Jembatan Pakuniran–Kotaanyar Probolinggo Amblas dan Terputus Total

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Probolinggo sejak Sabtu malam hingga Minggu (22/2/2026) membawa dampak serius. Akses jembatan penghubung Kecamatan Pakuniran–Kotaanyar amblas dan terputus total, membuat mobilitas warga lumpuh mendadak.

Jembatan yang berada di Desa Sumber Centeng, Kecamatan Kotaanyar itu tak mampu menahan derasnya arus sungai di bawahnya. Debit air yang meningkat tajam menggerus pondasi hingga badan jalan ambrol.

Warga setempat, Karim, mengungkapkan hujan dengan intensitas tinggi dan durasi panjang membuat aliran sungai semakin deras dan menghantam struktur di bawah jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hujannya deras dan lama. Airnya semakin besar sampai menggerus bagian bawah jalan, lalu tiba-tiba amblas,” ujarnya.

Sebelum kejadian, sebenarnya sudah terlihat lubang kecil di badan jalan. Namun warga tak menyangka kerusakan akan terjadi secepat itu.

“Di bawah jalan ini memang ada aliran sungai. Tadi malam sempat ada dua mobil pikap lewat. Setelah itu langsung ambrol,” tambahnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun dampaknya sangat terasa. Akses vital penghubung dua kecamatan itu kini tidak bisa dilalui kendaraan roda empat sama sekali.

Akibatnya, aktivitas warga terganggu. Pengendara roda dua harus mencari jalur alternatif dengan waktu tempuh lebih lama. Sementara kendaraan roda empat terpaksa memutar jauh melalui jalur Pantura untuk menuju Kecamatan Kotaanyar maupun sebaliknya.

Putusnya akses jembatan ini tak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berpotensi mengganggu distribusi barang dan aktivitas ekonomi antar kecamatan. Warga berharap ada penanganan cepat dari pemerintah sebelum kerusakan semakin meluas, terlebih jika hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut.

 

Penulis: Rafel

Editor: Us

Berita Terkait

Belum Genap Dua Pekan Buka, Mie Gacoan Probolinggo Kembali Tuai Sorotan: Parkir Semrawut, Andalalin Dipertanyakan
Lampu Hijau Commuter Line Supas ke Probolinggo, Tarif Murah Rp8 Ribu Tunggu Restu Kemenhub
Jalan Rusak di Jalur Wisata Bromo Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Desa Sapih Terpaksa Patungan Tambal Sendiri
Tetangga Mengamuk Bawa Parang, Ibu dan Anak di Probolinggo Jadi Korban Kekerasan
TNI Sukseskan Gelaran Aksi Sosial Gotku Resik
Momentum Imlek 2026, Walikota LIRA Probolinggo Louis Hariona Ajak Jaga Harmoni dan Persaudaraan
Dendam Lama Meledak! Empat Perempuan di Probolinggo Serbu Rumah Tetangga, Ibu dan Lansia Jadi Korban
Heboh! 7 Koper Wisatawan Thailand Digondol Maling Saat Transit ke Bromo
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:40 WIB

Diguyur Hujan Deras Semalaman, Akses Jembatan Pakuniran–Kotaanyar Probolinggo Amblas dan Terputus Total

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:06 WIB

Belum Genap Dua Pekan Buka, Mie Gacoan Probolinggo Kembali Tuai Sorotan: Parkir Semrawut, Andalalin Dipertanyakan

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:32 WIB

Lampu Hijau Commuter Line Supas ke Probolinggo, Tarif Murah Rp8 Ribu Tunggu Restu Kemenhub

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:42 WIB

Jalan Rusak di Jalur Wisata Bromo Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Desa Sapih Terpaksa Patungan Tambal Sendiri

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:04 WIB

Tetangga Mengamuk Bawa Parang, Ibu dan Anak di Probolinggo Jadi Korban Kekerasan

Berita Terbaru