Diduga Bunuh Diri, Kakek di Kota Probolinggo Tewas Tertabrak Kereta Api

- Jurnalis

Minggu, 20 April 2025 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com – Seorang kakek berusia 60 tahun bernama Waras Supriyadi, warga Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo ini, tewas usai tertabrak kereta api Logawa jurusan Ketapang – Purwokerto, pada minggu (20/4/2025) sore, pukul 17.00 WIB.

 

Berdasarkan video warga yang beredar, nampak kakek tersebut sedang berjalan menyusuri rel kereta api di perlintasan sebidang berpalang pintu di Jalan Ikan Kerapu, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Disaat yang bersamaan,juga melintas kereta api Logawa, dari arah timur, ke arah barat. Lokomotif tersebut hendak berhenti di stasiun Kota Probolinggo.

 

Namun kakek tersebut tidak menghiraukan suara klakson kereta api tersebut, hingga akhirnya ia tertabrak dan terlindas kereta.

 

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, masinis kereta sudah membunyikan suling lokomotif berkali kali namun justru tidak dihiraukan oleh orang tersebut sehingga menyebabkan insiden temperan tidak terhindarkan.

 

“Akibat dari insiden tersebut KA Logawa sempat berhenti untuk melakukan pemeriksaan rangkaian. Setelah sarana lokomotif dan kereta dinyatakan aman, KA Logawa melanjutkan perjalanan menuju Ketapang dan mengalami kelambatan sebanyak 5 menit.” Terangnya.

 

Sedangkan untuk korban mengalami luka berat kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

 

“KAI menyesalkan atas terjadinya insiden tersebut, dan KAI mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan jalur kereta api sebagai tempat beraktifitas, karena hal tersebut membahayakan diri sendiri dan perjalanan kereta api,” tandasnya.(Red)

Berita Terkait

Tunjangan Guru Ngaji Cair, PDI Perjuangan Apresiasi Pemkab Probolinggo dan Kesra
Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan
Himbauan Ketua DPC Hiswana Migas Malang: Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri
Insentif Guru Ngaji di Probolinggo Diperluas, LIRA: Ini Langkah Positif Wali Kota
Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bromo Ditutup Total Demi Jaga Kesucian Ritual
GP Ansor Ranting Kelurahan Sumbertaman Salurkan Zakat
Perum Bulog Probolinggo Salurkan Bantuan Pangan Perdana Tahun 2026
Layanan Mudik Santri Dipermudah, Ponirin Mika Puji Koordinasi Syahbandar dan Forkopimda
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:48 WIB

Tunjangan Guru Ngaji Cair, PDI Perjuangan Apresiasi Pemkab Probolinggo dan Kesra

Jumat, 20 Maret 2026 - 10:44 WIB

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:08 WIB

Himbauan Ketua DPC Hiswana Migas Malang: Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:29 WIB

Insentif Guru Ngaji di Probolinggo Diperluas, LIRA: Ini Langkah Positif Wali Kota

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:05 WIB

Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bromo Ditutup Total Demi Jaga Kesucian Ritual

Berita Terbaru

Probolinggo

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Mar 2026 - 10:44 WIB