Migrasi Ubur-ubur, Destinasi Wisata Kum Kum Tetap Ramai Pengunjung

- Jurnalis

Minggu, 12 Mei 2024 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com, – Wisata Kum kum yang berlokasi di Pelabuhan Kota Probolinggo mengalami migrasi Ubur-ubur, migrasi tahunan yang terjadi setiap bulan Mei tersebut sudah memasuki Hari ke-4. Minggu,(12/05/2024).

Namun, dengan adanya migrasi Ubur-ubur tidak membuat destinasi tersebut sepi pengunjung. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pengunjung yang datang ke wisata Kum-kum atau pada umumnya disebut pelabuhan.

Sutanto, ketua komunitas Surya Citra Bahari (SCB) mengatakan bahwa pihaknya tetap mengedukasi pengunjung terhadap adanya migrasi Ubur-ubur tersebut. “Pengunjung tetap ramai mas, dan dengan adanya migrasi Ubur-ubur ini, kami tetap mengedukasi pengunjung tentang kesadaran terhadap Ubur-ubur. Banyak yang bilang gatal, namun Ubur-ubur yang migrasi ini merupakan Ubur-ubur putih yang tidak gatal. Gatal nya ketika dia (Ubur-ubur) sudah mati kemudian mengeluarkan lendir, itu yang gatal” terangnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sutanto berharap agar wisata Kum-kum berkembang dan dapat bermanfaat untuk kesehatan seluruh masyarakat Kota Probolinggo dan sekitarnya. “Saya berharap wisata ini dapat berkembang dan bermanfaat bagi kesehatan warga Kota Probolinggo dan sekitarnya, dapat sembuh bagi yang sedang sakit karena wisata ini dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat Kota Probolinggo dan sekitarnya” tambahnya

Suyuthi, Salah satu pengunjung mengatakan bahwa saat ini banyak masyarakat Kota Probolinggo dan sekitarnya yang mengunjungi Pelabuhan, dirinya juga berharap agar fasilitas menuju ke Utara untuk diperbaiki agar lebih mudah untuk dilewati. “Probolinggo punya pelabuhan yang ramai pengunjung baik pagi maupun sore hari. Harapan saya, fasilitas untuk jalan ke utara diperbaiki supaya lebih mudah diakses tidak berebutan masuk, karna hanya cukup untuk 1 orang saja. Saya juga berharap kepada masyarakat untuk kesadaran kebersihan, membawa kembali sampahnya agar tidak membuat laut kotor” ungkapnya.

Penulis : Alan

Editor : Anas

Berita Terkait

Tunjangan Guru Ngaji Cair, PDI Perjuangan Apresiasi Pemkab Probolinggo dan Kesra
Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan
Himbauan Ketua DPC Hiswana Migas Malang: Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri
Insentif Guru Ngaji di Probolinggo Diperluas, LIRA: Ini Langkah Positif Wali Kota
Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bromo Ditutup Total Demi Jaga Kesucian Ritual
GP Ansor Ranting Kelurahan Sumbertaman Salurkan Zakat
Perum Bulog Probolinggo Salurkan Bantuan Pangan Perdana Tahun 2026
Layanan Mudik Santri Dipermudah, Ponirin Mika Puji Koordinasi Syahbandar dan Forkopimda
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:48 WIB

Tunjangan Guru Ngaji Cair, PDI Perjuangan Apresiasi Pemkab Probolinggo dan Kesra

Jumat, 20 Maret 2026 - 10:44 WIB

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:08 WIB

Himbauan Ketua DPC Hiswana Migas Malang: Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:29 WIB

Insentif Guru Ngaji di Probolinggo Diperluas, LIRA: Ini Langkah Positif Wali Kota

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:05 WIB

Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bromo Ditutup Total Demi Jaga Kesucian Ritual

Berita Terbaru

Probolinggo

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Mar 2026 - 10:44 WIB