Modus Baru Penipuan: Nama Wali Kota Probolinggo Dicatut, Warga Diincar Lewat WhatsApp

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"square_fit":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

PROBOLINGGO, suarabyuangga.com – Gelagat penipuan dengan cara mencatut nama pejabat kembali muncul di Kota Probolinggo. Kali ini, nama Wali Kota Aminuddin disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi penipuan melalui pesan WhatsApp.

Sejumlah warga dilaporkan menerima pesan dari nomor asing yang mengaku sebagai wali kota. Dengan gaya komunikasi yang dibuat seolah resmi, pelaku mencoba membangun kepercayaan sebelum akhirnya mengarah pada permintaan transfer uang maupun data pribadi.

Pemerintah Kota Probolinggo langsung memastikan bahwa nomor tersebut bukan milik wali kota dan seluruh pesan yang beredar merupakan hoaks. Masyarakat diminta tidak terkecoh oleh modus yang kian berani dan terstruktur ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Aminuddin menegaskan, dirinya tidak pernah menggunakan jalur komunikasi pribadi untuk kepentingan permintaan dana ataupun informasi sensitif.

“Itu bukan dari saya. Saya tidak pernah meminta uang atau hal lain melalui WhatsApp pribadi,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa pelaku memanfaatkan kepercayaan publik terhadap figur pejabat untuk menjebak korban. Karena itu, masyarakat diminta lebih kritis dan tidak langsung percaya pada setiap pesan yang mengatasnamakan pejabat.

Pemkot Probolinggo mengimbau warga untuk segera melakukan verifikasi melalui kanal resmi jika menerima pesan mencurigakan. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak merespons, tidak menyebarluaskan, serta segera melaporkan jika menemukan indikasi penipuan serupa.

Kewaspadaan menjadi kunci agar masyarakat tidak menjadi korban berikutnya dalam praktik kejahatan digital yang terus berkembang ini. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Setahun Pimpin Probolinggo, Wali Kota Soroti Capaian dan Tantangan ke Depan
Anggaran Tak Terserap Maksimal, DPRD Probolinggo Soroti Kinerja OPD
Domino Mengguncang GOR A. Yani! Kejurkot ORADO Kota Probolinggo Lahirkan Atlet Berkelas
Ikhlas dan Panca Kesadaran Diteguhkan, KH. M. Zuhri Zaini Serukan Pengabdian Total di Nurul Jadid
Langkah Cepat Dan Responsif, Dandim Bersama Sejumlah Pihak Kunjungi Lokasi Bencana Longsor
Polisi Tetapkan Guru Ngaji Tersangka Usai Banting Bocah di Musholla Kota Probolinggo
LSM LIRA Kota Probolinggo Dengar Jeritan Disabilitas: Akses Masih Jauh dari Layak
Wagub Emil Dardak Diagendakan Hadiri Peluncuran Bamus Madura Yang Digagas Ormas Madas Nusantara
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 06:21 WIB

Modus Baru Penipuan: Nama Wali Kota Probolinggo Dicatut, Warga Diincar Lewat WhatsApp

Kamis, 2 April 2026 - 10:22 WIB

Setahun Pimpin Probolinggo, Wali Kota Soroti Capaian dan Tantangan ke Depan

Senin, 30 Maret 2026 - 05:55 WIB

Domino Mengguncang GOR A. Yani! Kejurkot ORADO Kota Probolinggo Lahirkan Atlet Berkelas

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:01 WIB

Ikhlas dan Panca Kesadaran Diteguhkan, KH. M. Zuhri Zaini Serukan Pengabdian Total di Nurul Jadid

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:19 WIB

Langkah Cepat Dan Responsif, Dandim Bersama Sejumlah Pihak Kunjungi Lokasi Bencana Longsor

Berita Terbaru