Distribusi Air Tersendat saat Lebaran, Perumdam Bayuangga Kota Probolinggo Lakukan Evaluasi Tekanan

- Jurnalis

Senin, 23 Maret 2026 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Keluhan pelanggan terkait air PDAM yang melemah hingga tidak mengalir akhirnya direspons Perumdam Bayuangga Kota Probolinggo. Perusahaan daerah itu mengakui adanya dugaan persoalan teknis berupa sumbatan hingga tekanan air yang tidak stabil.

Kepala Seksi Humas Perumdam Bayuangga, Agus Sugianto, mengatakan laporan masuk dari pelanggan bernama Soni Hariyanto, warga Kaplingan Sukoharjo, yang mengeluhkan air tidak normal sejak 20 Maret 2026.

“Hasil pengecekan di lapangan, air sebenarnya masih mengalir di meteran utama, tapi tekanannya sangat kecil, sehingga tidak bisa naik ke dalam rumah,” ujar Agus, Senin (23/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut berdampak pada tidak berfungsinya saluran air di sejumlah titik vital rumah, seperti kamar mandi dan dapur. Bahkan, air disebut tidak keluar sama sekali dari kran di dalam rumah.

Petugas kemudian melakukan pembongkaran sementara pada meteran air. Saat meteran dilepas, air justru mengalir normal. Namun, setelah dipasang kembali, tekanan kembali melemah.

Temuan ini menguatkan dugaan adanya sumbatan pada pipa atau meteran, serta lemahnya tekanan distribusi di wilayah tersebut.

Sebagai langkah darurat, petugas melakukan rekayasa dengan menyambungkan aliran air dari rumah tetangga guna mendorong tekanan dalam pipa. Upaya ini berhasil memulihkan aliran air hingga ke kamar mandi pelanggan.

“Langkah ini hanya sementara. Kami masih akan lakukan penanganan lanjutan, terutama soal tekanan air di jaringan,” tegas Agus.

Menariknya, tanpa perbaikan lanjutan, aliran air dilaporkan kembali normal pada malam harinya, sekitar pukul 23.00 WIB.

Meski begitu, Perumdam Bayuangga memastikan persoalan ini tidak akan diabaikan. Hasil penanganan telah dilaporkan ke Direktur dan akan ditindaklanjuti bersama bagian teknik.

Kasus ini menjadi sorotan, mengingat terjadi di momen menjelang Hari Raya Idul Fitri, saat kebutuhan air bersih masyarakat meningkat tajam.

Perumdam Bayuangga pun berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk mencegah gangguan serupa terulang, khususnya di wilayah dengan tekanan air yang dinilai masih lemah. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Apresiasi Langkah Pemkab Probolinggo, Ketua DPD Gelora; Pencairan THR Guru Ngaji Bukti Kepedulian Nyata
Tunjangan Guru Ngaji Cair, PDI Perjuangan Apresiasi Pemkab Probolinggo dan Kesra
Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan
Himbauan Ketua DPC Hiswana Migas Malang: Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri
Insentif Guru Ngaji di Probolinggo Diperluas, LIRA: Ini Langkah Positif Wali Kota
Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bromo Ditutup Total Demi Jaga Kesucian Ritual
GP Ansor Ranting Kelurahan Sumbertaman Salurkan Zakat
Perum Bulog Probolinggo Salurkan Bantuan Pangan Perdana Tahun 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 18:14 WIB

Distribusi Air Tersendat saat Lebaran, Perumdam Bayuangga Kota Probolinggo Lakukan Evaluasi Tekanan

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:14 WIB

Apresiasi Langkah Pemkab Probolinggo, Ketua DPD Gelora; Pencairan THR Guru Ngaji Bukti Kepedulian Nyata

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:48 WIB

Tunjangan Guru Ngaji Cair, PDI Perjuangan Apresiasi Pemkab Probolinggo dan Kesra

Jumat, 20 Maret 2026 - 10:44 WIB

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:08 WIB

Himbauan Ketua DPC Hiswana Migas Malang: Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri

Berita Terbaru

Probolinggo

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Mar 2026 - 10:44 WIB