PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Ketua Jong Madura Kabupaten Probolinggo, Ponirin Mika, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Forkopimda Situbondo serta pihak Syahbandar dan KSOP Pelabuhan Jangkar. Apresiasi ini disampaikan atas komitmen mereka dalam memberikan pelayanan prima bagi kepulangan santri menuju wilayah kepulauan.
Para santri yang mendapatkan kemudahan layanan tersebut mayoritas berasal dari Pulau Raas, Sapudi, dan Kangean yang tengah menimba ilmu di berbagai pondok pesantren di wilayah Situbondo dan Probolinggo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya sangat mengapresiasi Forkopimda dan Syahbandar Pelabuhan Jangkar atas pelayanan maksimal yang telah diberikan kepada para santri. Ini adalah langkah nyata dalam mendukung para penuntut ilmu,” ujar Ponirin saat ditemui di kediamannya di Paiton, Rabu (18/3).
Sinergi Koordinasi Digital
Ponirin menambahkan bahwa kelancaran arus mudik santri tahun ini didukung oleh sistem koordinasi yang intensif. Otoritas pelabuhan bersama pemerintah setempat membentuk grup komunikasi digital yang melibatkan para Person in Charge (PIC) kepulangan dari masing-masing pesantren.
Langkah ini dinilai sangat efektif untuk memastikan jadwal keberangkatan dan menjamin kenyamanan santri selama berada di area pelabuhan. “Koordinasi melalui grup WhatsApp ini sangat membantu, sehingga semua informasi tersampaikan dengan cepat dan akurat,” tambahnya.
Fasilitas Inap bagi Santri
Selain kemudahan administratif, kepedulian pemerintah juga terlihat dari penyediaan fasilitas fisik. Pihak Kecamatan Jangkar diketahui telah menyiapkan ruangan khusus bagi santri yang harus menginap saat menunggu jadwal kapal.
Menurut Ponirin, kehadiran Forkopimda dan Syahbandar yang terjun langsung memantau kondisi di lapangan memberikan rasa aman bagi para santri dan wali santri.
“Semoga pelayanan yang sudah sangat baik ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang,” pungkasnya. (*)






