PROBOLINGGO, suarabyuangga.com – Ruas Jalan Tol Probolinggo–Situbondo (Prosiwangi) segmen Kraksaan–Besuki mulai difungsikan sementara untuk mengurai kepadatan arus mudik Lebaran 2026 di jalur pantura menuju wilayah timur Pulau Jawa.
Jalur tol yang masih dalam tahap penyelesaian ini dibuka secara fungsional mulai Sabtu (14/3/2026) hingga 29 Maret 2026. Pembukaan sementara tersebut diharapkan mampu memperlancar pergerakan kendaraan pemudik yang menuju Situbondo, Banyuwangi, maupun daerah sekitarnya.
Direktur Utama PT Jasamarga Prosiwangi, Adi Prasetyanto, mengatakan selama periode operasional fungsional tersebut pemudik sudah dapat memanfaatkan dua jalur tol untuk melintas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Meski sudah difungsikan, operasional tol tetap dibatasi mulai pukul 06.00 hingga 16.00 WIB setiap hari,” ujar Adi, Sabtu (14/3/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan ruas tol tersebut kini telah mencapai sekitar 97 persen. Sejumlah pekerjaan konstruksi hanya menyisakan tahap penyempurnaan di beberapa titik.
“Pekerjaan konstruksi sudah hampir selesai, tinggal penyempurnaan di beberapa bagian. Target kami pertengahan tahun 2026 ruas tol ini sudah bisa beroperasi penuh,” katanya saat ditemui di Exit Tol Kraksaan.
Adi menegaskan, meskipun sudah bisa dilalui kendaraan, pengendara tetap diminta berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas karena jalur tersebut masih berstatus fungsional.
Keberadaan tol ini dapat dimanfaatkan oleh pengendara yang menuju Situbondo Barat maupun Besuki. Selain itu, jalur ini juga mempercepat perjalanan pemudik yang bergerak ke arah barat seperti Probolinggo, Pasuruan, Malang hingga Surabaya.
Pintu Tol Situbondo Barat nantinya akan menjadi titik paling timur dari jaringan Jalan Tol Trans-Jawa di jalur utara Pulau Jawa.
Pembukaan jalur tol secara fungsional ini pun disambut positif oleh masyarakat. Sejumlah pengendara mengaku perjalanan mereka menjadi jauh lebih singkat dibandingkan harus melewati jalur pantura.
Salah seorang pengendara, Muhammad, mengatakan keberadaan tol tersebut mampu memangkas waktu perjalanan sekitar 20 hingga 30 menit dari Probolinggo menuju Situbondo.
“Kalau lewat pantura sering macet. Dengan tol ini perjalanan terasa lebih cepat dan lancar,” ujarnya.
Sementara itu, PT Jasamarga Prosiwangi memprediksi volume kendaraan yang melintas selama masa mudik Lebaran tahun ini bisa mencapai sekitar 160 ribu kendaraan. Perkiraan tersebut mengacu pada data lalu lintas saat pembukaan jalur fungsional selama 10 hari pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 lalu.






