PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan memfasilitasi pelaksanaan sosialisasi akuisisi arsip masyarakat tahun 2026. Kegiatan yang digelar di Ruang Puri Manggala Bakti tersebut dihadiri 29 Kelurahan Sekota Probolinggo bersama tokoh masyarakat.
Informasi menyebutkan akuisisi arsip masyarakat tersebut akan di kemas dalam bentuk lomba foto kuno.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Plt Kepala Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Yoyok mengatakan, sosialisasi akuisisi arsip masyarakat untuk menyelamatkan, mengamankan dan menjaga ketersediaan informasi historis serta memori kolektif Kota Probolinggo secara berkelanjutan.
“Adapun tujuan daripada kegiatan ini adalah melestarikan dokumentasi dalam era digital untuk menjamin kelestarian informasi dan memori kolektif Kota Probolinggo secara permanen sekaligus meningkatkan kemudahan akses dan pemanfaatannya,”kata Yoyok, Jumat (6/2).
Sementara Asisten Administrasi Umum Agus Effendi mengungkapkan bahwa Kota Probolinggo memiliki rekam jejak sejarah yang panjang namun seringkali potongan sejarah itu tercecer di lemari-lemari tua, di bawah tumpukan dokumen keluarga.
Satu lembar foto lama memiliki nilai efisiensial dan cerita tentang peristiwa masa lalu yang sangat berharga untuk informasi di masa depan. “Untuk kami memberikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan beserta para tokoh-tokoh kearsipan yang ada di Kota Probolinggo,” ujarnya.
Lebih lanjut Agus Effendi menegaskan, kegiatan ini bukan sekedar lomba melainkan upaya akuisisi untuk menyelamatkan arsip masyarakat. Ada sejumlah tujuan utama yang akan kita capai pertama adalah penyelamatan memori kolektif melalui kegiatan ini pemerintah Kota ingin mengumpulkan dan menyelamatkan fisik foto asli yang merekam peristiwa masa lalu agar tidak hilang.
Kedua menambah khazanah arsip statis daerah yang otentik sebagai bukti sejarah perkembangan kota dan ketiga menangkap kembali momen-momen langka seperti bangunan cagar budaya dalam rangka menuju Kota Probolinggo Bersolek.”Kami juga berharap dalam akuisisi arsip masyarakat melalui lomba foto kuno untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas, pemerintah daerah menyiapkan hadiah total 25 juta,” tuturnya.
Penulis: Rebudi
Editor: Us






