PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Tumpukan sampah yang mengarah ke lokasi tempat pemakaman umum (TPU) Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo masih belum diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Tumpukan sampah sepanjang ratusan meter tersebut menghalangi akses utama dan menyulitkan warga yang melintas, baik yang akan menuju makam umum maupun yang menuju wilayah lain di Kelurahan Sumbertaman.
Rebudi Ketua RW 2 Kelurahan Sumbertaman mengatakan bahwa terkait persoalan sampah tersebut pihak kelurahan, kecamatan bahkan dinas terkait sudah mengetahui.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Informasi nya sudah menjadi atensi tapi atensi yang bagaimana saya tidak paham, yang pasti hingga saat ini tumpukan sampah makin menggunung dan semakin ke barat,” kata Rebudi, Rabu (4/1).
Rebudi menambahkan, tumpukan sampah tersebut didominasi oleh ranting pohon yang memang tidak dibawah oleh mobil pengangkut sampah. keberadaan nya diperparah dengan adanya sampah dari luar Kelurahan Sumbertaman.
“Terkait persoalan tempat pembuangan sementara (TPS) sudah saya sampaikan tahun kemarin saat pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan daerah (Musrenbang) namun terbentur dengan kamus usulan demikian juga untuk Musrenbang tahun ini,” ujarnya.
Lebih lanjut Rebudi berharap Pemerintah Kota segera turun tangan untuk mengatasi persoalan ini, segera atasi persoalan ini kasihan warga yang melintas sangat kesulitan karena hampir setengah badan jalan tertimbun sampah.
“Kami minta TPS di perluas tanahnya kan punya aset jadi tinggal anggaran pembangunannya, ini hal yang urgen yang perlu segara langkah nyata dari pemerintah daerah apalagi saat ini lagi gencar- gencar nya slogan Kota Probolinggo bersolek,” ungkapnya.
Menyikapi persoalan sampah di TPS Sumbertaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkot Probolinggo mengeluarkan surat yang ditujukan kepada pihak kelurahan yang berisikan 4 item yang salah satunya menyebutkan masyarakat atau petugas pengambil sampah RT/RW yang memakai Tossa (Roda tiga) di arahkan membuang ke TPS Ungup-ungup, Kerinci atau TPA.
Penulis: Budi
Editor: Us






