PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Aksi pencurian terjadi di sebuah warung kopi di Jalan Raya Dringu, Dusun Krajan, Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Pelaku diduga masuk dengan cara menjebol plafon, lalu menggasak uang tunai dan rokok senilai sekitar Rp 2,5 juta.

Korban, Lutfi Darmawan (34), warga Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, mengungkapkan bahwa tanda-tanda pembobolan sebenarnya sudah terlihat sejak Rabu (21/1/2026). Saat itu, ia mencurigai adanya lubang pada plafon bagian depan warung serta jejak kaki di tembok belakang bangunan.
Namun karena belum ada barang yang hilang, aktivitas jual beli tetap berjalan hingga warung tutup. Kejanggalan baru benar-benar terkonfirmasi pada Kamis (22/1/2026) pagi, saat Lutfi hendak membuka warung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Di meja kasir ada rontokan, dan setelah dicek plafon di atasnya sudah jebol,” ujar Lutfi, Jumat (23/1/2026).
Pengecekan lanjutan mengungkap uang hasil penjualan yang disimpan di beberapa kotak telah raib. Tidak hanya uang tunai, sejumlah bungkus rokok di etalase juga hilang, mengindikasikan pelaku memiliki cukup waktu untuk memilih barang sasaran.
Kesaksian warga sekitar semakin menguatkan dugaan aksi ini dilakukan secara terencana. Pada Kamis sekitar pukul 04.00 WIB, warga mendengar suara orang berbisik di bagian belakang warung kopi. Suara tersebut diduga berasal dari pelaku saat beraksi atau saat mengamankan jalur keluar.
Dari pola kerusakan, pelaku diduga masuk dengan memanjat tembok belakang, lalu menjebol plafon untuk masuk ke dalam warung. Usai mengambil barang, pelaku kembali keluar melalui plafon yang sama, menghindari akses pintu utama.
Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 2,5 juta. Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, korban memilih tidak melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Kondisi ini berpotensi menyulitkan pengungkapan pelaku, sekaligus membuka celah terulangnya aksi serupa di kawasan tersebut.
Penulis: Rafel
Editor: Us






