Pastikan Penanganan, Bupati Haris Turun Ke Lokasi Banjir   

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Pasca banjir akibat hujan deras yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Probolinggo, Bupati Probolinggo Mohammad Haris turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir di Kecamatan Sumberasih dan Kecamatan Tongas. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan cepat, tepat dan terkoordinasi.

Bupati Probolinggo Mohammad Haris mengatakan Pemerintah Kabupaten Probolinggo sejak awal telah menyiapkan konsep besar penanggulangan bencana yang menitikberatkan pada kecepatan respons, akurasi asesmen, mitigasi dini serta kolaborasi lintas sektor secara berkelanjutan.

“Langkah-langkah konsep besar ini memang sudah kami siapkan sejak awal, bagaimana pemerintah bisa merespons lebih cepat melakukan asesmen yang lebih terarah serta mitigasi yang dilakukan lebih awal dan berkelanjutan melalui kolaborasi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Haris menjelaskan konsep tersebut disusun berdasarkan pengalaman Kabupaten Probolinggo dalam menghadapi bencana hidrometeorologi yang terus berulang.”Bahkan kita sempat kehilangan sekitar 13 jembatan akibat bencana, disusul kejadian banjir kembali dalam satu hingga dua bulan terakhir akibat curah hujan yang sangat tinggi,” jelasnya.

Menurut Bupati Haris, tingginya intensitas hujan tidak hanya berdampak pada satu wilayah, melainkan hampir merata di berbagai kawasan rawan bencana, baik di wilayah barat, tengah maupun timur Kabupaten Probolinggo.

“Kami minta kepada seluruh OPD terkait terutama BPBD untuk berkolaborasi dengan kecamatan dan desa agar asesmen bisa dilakukan secara akurat dan mitigasi dapat dilakukan lebih awal, ke depan sebelum bencana terjadi BPBD harus sudah memiliki laporan dan rencana langkah yang jelas,” tegasnya.

Bupati Haris menekankan bencana alam memang tidak dapat dicegah sepenuhnya namun dampaknya dapat diminimalisir melalui perencanaan yang matang dan sistem penanganan yang terintegrasi dari tingkat kabupaten hingga desa. Pemerintah ini adalah sistem. Mulai dari Bupati, Wakil Bupati hingga jajaran di bawah adalah satu kesatuan mereka adalah kepanjangan tangan pemerintah untuk hadir dan bekerja di tengah masyarakat,” terangnya.

Dalam penanganan bencana lanjut Bupati Haris, keterlibatan seluruh unsur menjadi kunci, mulai dari BPBD, OPD terkait, TNI-Polri, Damkar, Tagana, relawan, Forkopimka hingga pemerintah desa. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat melalui gotong royong juga menjadi kekuatan utama dalam menghadapi situasi darurat.

“Ini tidak bisa kami lakukan sendiri. Pemerintah akan terus berupaya meminimalisir dampak bencana, tetapi ketika bencana terjadi, kami harapkan masyarakat juga bersama-sama melakukan gotong royong. Ini adalah konsep besar masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Bupati Haris berharap, melalui asesmen yang terus diperbarui serta kolaborasi yang semakin solid, penanganan bencana ke depan dapat berjalan lebih tepat sasaran sehingga dampak yang ditimbulkan dapat ditekan seminimal mungkin. “Saya pastikan pemerintah daerah akan selalu hadir dalam kondisi-kondisi seperti ini bersama masyarakat,” tuturnya.

 

Penulis: Rebudi

Editor: Us

Berita Terkait

Tunjangan Guru Ngaji Cair, PDI Perjuangan Apresiasi Pemkab Probolinggo dan Kesra
Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan
Himbauan Ketua DPC Hiswana Migas Malang: Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri
Insentif Guru Ngaji di Probolinggo Diperluas, LIRA: Ini Langkah Positif Wali Kota
Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bromo Ditutup Total Demi Jaga Kesucian Ritual
GP Ansor Ranting Kelurahan Sumbertaman Salurkan Zakat
Perum Bulog Probolinggo Salurkan Bantuan Pangan Perdana Tahun 2026
Layanan Mudik Santri Dipermudah, Ponirin Mika Puji Koordinasi Syahbandar dan Forkopimda
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:48 WIB

Tunjangan Guru Ngaji Cair, PDI Perjuangan Apresiasi Pemkab Probolinggo dan Kesra

Jumat, 20 Maret 2026 - 10:44 WIB

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:08 WIB

Himbauan Ketua DPC Hiswana Migas Malang: Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:29 WIB

Insentif Guru Ngaji di Probolinggo Diperluas, LIRA: Ini Langkah Positif Wali Kota

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:05 WIB

Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bromo Ditutup Total Demi Jaga Kesucian Ritual

Berita Terbaru

Probolinggo

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Mar 2026 - 10:44 WIB