google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Nama RSUD Ar Rozy Dipersoalkan, LSM LIRA Nilai Tak Berakar pada Identitas Kota Probolinggo

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com – Penamaan RSUD Ar Rozy di Jalan Prof. Dr. Hamka, Kota Probolinggo, kembali dipersoalkan. Rumah sakit pelat merah yang dibangun pada masa wali kota sebelumnya itu dinilai tidak mencerminkan nilai sejarah, budaya, maupun identitas lokal dan nasional.

Sorotan tersebut datang dari LSM LIRA Kota Probolinggo. Wali Kota LSM LIRA, Louis Hariona, secara terbuka mempertanyakan dasar penamaan fasilitas publik yang dibiayai negara tanpa keterkaitan yang jelas dengan kearifan lokal maupun sejarah nasional.

“Penamaan fasilitas publik tidak bisa asal diberi nama. Ada mekanisme, ada prinsip, dan ada regulasi yang mengaturnya,” ujar Louis, Sabtu (10/1/2026) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, dalam praktik pemerintahan, pemberian nama fasilitas umum semestinya melalui musyawarah atau ditetapkan pemerintah daerah berdasarkan nilai sejarah nasional maupun lokal, serta dapat dituangkan dalam peraturan daerah atau keputusan wali kota dengan persetujuan DPRD jika diperlukan.

Louis menilai, penamaan RSUD Ar Rozy justru berpotensi mengaburkan identitas daerah karena tidak memiliki korelasi yang kuat dengan sejarah Kota Probolinggo maupun tokoh nasional.

“Fasilitas publik itu dibangun dari uang rakyat. Maka nama yang disematkan harus punya makna bagi rakyat, bukan sekadar simbol yang tidak berakar pada identitas daerah,” tegasnya.

Ia membandingkan dengan praktik penamaan jalan dan fasilitas publik lain yang lazim menggunakan nama pahlawan sebagai bentuk penghormatan sekaligus penguatan nasionalisme. Louis juga menyinggung perubahan nama perusahaan daerah menjadi Bahari Tanjung Tembaga yang dinilai relevan karena sesuai dengan identitas pelabuhan setempat.

Menurutnya, penamaan fasilitas publik seharusnya merujuk pada kearifan lokal, bahasa daerah, kondisi geografis, atau tokoh yang memiliki jasa nyata bagi daerah dan bangsa. Hal tersebut penting agar keberadaan fasilitas publik benar-benar menyatu dengan masyarakat.

“Probolinggo punya banyak pahlawan daerah dan tokoh bersejarah. Itu seharusnya bisa menjadi rujukan,” ujarnya.

Terkait kemungkinan pergantian nama RSUD Ar Rozy, Louis menyatakan tidak ada larangan jika pemerintah daerah bersama DPRD berencana melakukan evaluasi. Ia bahkan menilai pergantian nama justru dapat menjadi langkah korektif atas kebijakan masa lalu.

“Kalau tidak memenuhi kriteria kearifan lokal maupun nasional, mengganti nama bukan masalah. Yang penting sesuai aturan dan disosialisasikan ke masyarakat,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo
Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun Bantah Terlibat Praktik Dugaan Penjualan Pita Cukai Rokok
Nama Anak dan Sanggar Terdampak Video Viral, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2026 - 07:23 WIB

Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB