google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Dengan Nuansa Tempo Dulu, Wali Kota Aminuddin Buka Gelaran Festival Gir Sereng 

- Jurnalis

Senin, 2 Juni 2025 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com-Wali Kota Probolinggo Aminuddin secara simbolis membuka gelaran Festival Gir Sereng di Pantai Permata Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Dengan balutan pesona tempo dulu Festival Gir Sereng yang berarti “pinggir pantai” tak sekadar pesta kuliner namun menjadi napas kolektif warga Kelurahan Pilang untuk merawat warisan leluhur.

 

Wali Kota Aminuddin memberikan apresiasi tinggi, Ini bukan sekadar festival Ini adalah trigger, pemantik gerakan kebudayaan dan ekonomi masyarakat. Dengan animo sebesar ini.bukan mustahil kita bisa membuat kalender wisata tahunan yang lebih besar bahkan jika dihitung sudah masuk dalam 100 event kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Festival Gir Sereng akan menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat destinasi pinggir pantai ini hanya awal kita punya potensi yang bisa dikembangkan oleh masyarkat, bisa saja nanti ada pinggir sungai atau pinggir-pinggir lainnya.

 

“Bahkan gang-gang kota bisa saja disulap jadi tempat wisata budaya, tinggal kemauan dan kreativitas karena pada dasarnya masyarakat juga mau berperan aktif dan Kelurahan Pilang menjadi inspirator bagi kelurahan lainnya,”kata Aminuddin.

 

Untuk diketahui dalam Festival Gir Sereng tersebut

terdapat puluhan stan kuliner jadul hadir menyuguhkan panganan seperti klepon, lupis, latuk, ongol-ongol, ketan bubuk, nasi bu’uk, nasi karak hingga rujak cingur. Lebih dari itu, setiap penjaja tampil dengan kostum lawas, kerudung klasik, baju lurik, hingga kebaya encim.

 

Setiap stan dilengkapi benda-benda jadul yang autentik seperti sepeda kumbang dengan pisang dan kelapa di boncengan, penerangan dari oncor, kendi tanah liat, tungku bata merah (tumang), hingga burung perkutut dalam sangkar bambu. Sebuah lorong waktu yang dirancang penuh cinta dan kreativitas.(red)

Berita Terkait

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo
Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun Bantah Terlibat Praktik Dugaan Penjualan Pita Cukai Rokok
Nama Anak dan Sanggar Terdampak Video Viral, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2026 - 07:23 WIB

Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB