Detik-Detik Waisak di Klenteng Tri Dharma Probolinggo, Diawali Pemandian Rupang

- Jurnalis

Senin, 12 Mei 2025 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com – Menjelang peringatan Hari Raya Waisak 2569, umat Buddha di Kota Probolinggo menggelar rangkaian ritual keagamaan di Klenteng Tri Dharma Sumber Naga, Jalan Wr. Supratman No. 127, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Senin (12/5/2025).

 

Ritual dimulai dengan pemandian rupang atau patung Buddha sejak pukul 10.00 WIB. Prosesi ini menjadi bagian dari tradisi menyambut detik-detik Waisak yang jatuh pada pukul 23.55 WIB malam ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua II Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Sumber Naga, Ervan Sujianto, menjelaskan bahwa Waisak dikenal pula sebagai Tri Suci Waisak, yang memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Sang Buddha Gotama.

 

“Waisak adalah hari kelahiran, pencapaian pencerahan, dan parinibbana Sang Buddha. Momen ini menjadi simbol pencapaian kebuddhaan,” ujar Ervan.

 

Berbeda dengan perayaan Imlek atau Cap Go Meh yang identik dengan hiburan, Waisak lebih menekankan pada ritual dan doa. Seluruh kegiatan bersifat religius dan berlangsung dalam suasana khidmat.

 

“Tidak ada unsur hiburan. Kegiatan hari ini murni ibadah, dan terbuka untuk siapa saja yang ingin mengikuti, tanpa paksaan,” tambahnya.

 

Malam harinya, prosesi dilanjutkan dengan pradaksina, yakni mengelilingi klenteng sebanyak tiga kali searah jarum jam, mulai pukul 19.00 WIB. Ritual ini melambangkan penghormatan terhadap Tri Ratna: Buddha, Dharma, dan Sangha.

 

“Tradisi mengelilingi klenteng tiga kali merupakan bentuk penghormatan terhadap tempat ibadah dan simbol pencerahan tertinggi dalam ajaran Buddha,” tutup Ervan.

 

Puncak perayaan Waisak akan berlangsung pada pukul 23.55 WIB sebagai momen sakral bagi umat Buddha di seluruh dunia. (Red)

Berita Terkait

Sampah Menggunung Ratusan Meter, Masyarakat Kesulitan Melintas 
Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal
Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet
Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031
35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat
Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot
TRAGEDI DI WISATA KUM-KUM PROBOLINGGO, LANSIA ASAL PASURUAN TEWAS SAAT BERENDAM
Polres Probolinggo Kota Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Tekankan Pendekatan Humanis dan Tegas
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:17 WIB

Sampah Menggunung Ratusan Meter, Masyarakat Kesulitan Melintas 

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:07 WIB

Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:31 WIB

Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:48 WIB

Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat

Berita Terbaru