Dishub Probolinggo dan BB TNBTS Gelar Rakor Solusi Tiket Masuk Kawasan Wisata Gunung Bromo

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo dan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk mencari solusi proses ticketing masuk kawasan wisata Gunung Bromo. Rakor ini digelar setelah terjadinya kericuhan di loket pintu masuk Wisata Gunung Bromo via Cemoro Lawang pada Minggu (4/5/2025).

 

Acara yang berlangsung di ruang pertemuan Kantor TNBTS Cemoro Lawang, Kecamatan Sukapura, ini dipimpin oleh Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto dan Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha. Rakor turut mengundang berbagai pihak terkait, termasuk BB TNBTS, Dishub, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Satlantas Polres Probolinggo, serta perwakilan masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Solusi Atasi Kemacetan

 

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Bambang Singgih Hartadi menyampaikan bahwa rakor ini merupakan tindak lanjut dari kemacetan akibat antrean panjang jeep wisata yang membeli tiket langsung di lokasi. Menurutnya, tiket masuk kawasan TNBTS seharusnya dibeli secara online. Oleh karena itu, rakor ini bertujuan memastikan ketertiban pembelian tiket agar kemacetan tidak terulang.

 

Dari rakor ini, disepakati bahwa seluruh kendaraan dan wisatawan yang masuk kawasan TNBTS wajib membeli tiket secara online. Akan ada rekayasa lalu lintas di pintu masuk Cemoro Lawang untuk kendaraan yang belum melakukan booking online. Kendaraan yang sudah memiliki tiket tetapi jumlah atau jenisnya tidak sesuai akan diarahkan ke Rest Area Cemoro Lawang untuk melakukan booking online.

 

Dukungan Pengamanan

 

Rekayasa lalu lintas di pintu masuk Cemoro Lawang akan melibatkan petugas dari TNBTS, Polres Probolinggo, TNI, Dishub, dan masyarakat. Beberapa titik penjagaan juga akan disiagakan dengan petugas yang dilengkapi alat komunikasi. Selain itu, akan dipasang banner “Wajib Booking Online” di sejumlah lokasi strategis untuk mengedukasi pengunjung.

 

Bambang menambahkan, sistem booking online TNBTS akan diperbaiki, dan edukasi tentang prosedur ini akan ditingkatkan melalui media sosial. Seluruh peserta rakor juga diwajibkan melakukan sosialisasi kepada para pelaku jasa wisata. Evaluasi terhadap uji coba rekayasa lalu lintas akan dilakukan pada akhir Mei 2025.

 

Dengan adanya langkah ini, diharapkan proses masuk ke kawasan wisata Gunung Bromo bisa lebih tertib dan tidak lagi memicu kemacetan. (Red)

Berita Terkait

Tunjangan Guru Ngaji Cair, PDI Perjuangan Apresiasi Pemkab Probolinggo dan Kesra
Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan
Himbauan Ketua DPC Hiswana Migas Malang: Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri
Insentif Guru Ngaji di Probolinggo Diperluas, LIRA: Ini Langkah Positif Wali Kota
Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bromo Ditutup Total Demi Jaga Kesucian Ritual
GP Ansor Ranting Kelurahan Sumbertaman Salurkan Zakat
Perum Bulog Probolinggo Salurkan Bantuan Pangan Perdana Tahun 2026
Layanan Mudik Santri Dipermudah, Ponirin Mika Puji Koordinasi Syahbandar dan Forkopimda
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:48 WIB

Tunjangan Guru Ngaji Cair, PDI Perjuangan Apresiasi Pemkab Probolinggo dan Kesra

Jumat, 20 Maret 2026 - 10:44 WIB

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:08 WIB

Himbauan Ketua DPC Hiswana Migas Malang: Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:29 WIB

Insentif Guru Ngaji di Probolinggo Diperluas, LIRA: Ini Langkah Positif Wali Kota

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:05 WIB

Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bromo Ditutup Total Demi Jaga Kesucian Ritual

Berita Terbaru

Probolinggo

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Mar 2026 - 10:44 WIB