CSR Perusahaan Di Kota Probolinggo Di Pertanyakan

- Jurnalis

Senin, 17 Februari 2025 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com, – Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah perusahan di wilayah Kota Probolinggo di pertanyakan apakah sudah tersalurkan sesuai dengan undang-undang nomor 25 tahun 2007.

Wali Kota LSM LIRA Louis Hariona mengatakan Corporate Social Responsibility (CSR) adalah komitmen perusahaan untuk bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan. CSR diatur dalam undang-undang nomor 25 tahun 2007 tentang penanaman modal pasal 15 huruf b.

Dimana dalam undang-undang tersebut mengatur bahwa setiap penanam modal wajib melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami akan segera bertemu dengan forum pelaksana tanggung jawab sosial perusahaan sebagai upaya transparansi publik untuk mengetahui sejauh mana pihak perusahaan yang ada di Kota Probolinggo dalam melaksanakan atau menyalurkan Corporate Social Responsibility nya.

“Yang pasti jumlah perusahaan di Kota Probolinggo jumlahnya ratusan, apakah perusahaan tersebut komitmen sesuai dengan yang telah atur dalam undang-undang nomor 25 tahun 2007 tentang penanaman modal,” kata Loius Hariona, Senin (17/2).

Menurut Louis, sanksi bagi perusahaan yang tidak menjalankan CSR dapat dikenai sanksi administratif, seperti peringatan tertulis, pembatasan kegiatan usaha, pembekuan kegiatan usaha, sampai pencabutan kegiatan usaha.

“Dalam surat audensi yang kami layangkan salah satu poin nya kami inggin ketahui apakah pihak forum pelaksana tanggung jawab sosial perusahaan menghimpun anggaran dari masing-masing perusahaan atau bagimana,”ujarnya.

Ditambahkan Louis, selama ini Corporate Social Responsibility (CSR) yang tampak adalah dari pihak perbankan yakni Bank Jatim. Sementara dari perusahaan minim terdengar dan terlihat. Kami inggin tahu sistem atau aturan yang ada dalam forum pelaksana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Kota Probolinggo seperti apa dan bagaimana.

“Yang pasti jika dalam tatanan sistem pihak forum pelaksana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Kota Probolinggo tertata dengan baik tentunya akan sangat membantu pemerintah daerah,”tuturnya.(WP).

Berita Terkait

Sampah Menggunung Ratusan Meter, Masyarakat Kesulitan Melintas 
Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal
Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet
Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031
35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat
Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot
TRAGEDI DI WISATA KUM-KUM PROBOLINGGO, LANSIA ASAL PASURUAN TEWAS SAAT BERENDAM
Polres Probolinggo Kota Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Tekankan Pendekatan Humanis dan Tegas
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:17 WIB

Sampah Menggunung Ratusan Meter, Masyarakat Kesulitan Melintas 

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:07 WIB

Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:31 WIB

Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:48 WIB

Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat

Berita Terbaru