Tambak dan Petani Capai Titik Terang: Mediasi Perdamaian Didorong Forkopimcam dan Pemkab Banyuwangi

- Jurnalis

Jumat, 22 November 2024 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com, – 21 November 2024 – Ketegangan antara pemilik tambak dan para petani yang telah berlangsung selama beberapa bulan akhirnya menemukan titik terang. Advokat Alexander Kurniadi, S.Psi., SH., M.H., selaku penasihat hukum pihak tambak, kemarin menemui Forkopimcam Wongsorejo, termasuk Kapolsek, Danramil, dan Camat setempat, untuk membahas solusi damai atas konflik yang melibatkan dampak operasional tambak terhadap lahan pertanian.

Dalam pertemuan tersebut, Forkopimcam menyepakati perlunya mediasi yang melibatkan semua pihak guna mencapai perdamaian dan menciptakan situasi yang kondusif. “Kami ingin semua pihak kembali beraktivitas seperti semula, tanpa ada yang merasa dirugikan. Prinsipnya adalah perdamaian yang saling menguntungkan,” ujar salah satu pejabat yang hadir.

Tak hanya di tingkat kecamatan, Advokat Alexander juga telah bertemu dengan Asisten I Sekda Banyuwangi, Bapak M. Yanuarto Bramuda. Dalam diskusi tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk segera menyelesaikan konflik ini dengan menggelar pertemuan bersama Kepala Desa, Camat, serta semua pihak terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami akan memastikan ada perjanjian resmi yang saling menguntungkan dan tidak merugikan siapapun. Ini demi menjaga kondusivitas Banyuwangi dan memastikan roda perekonomian berjalan lancar sesuai arahan Pemkab dan visi Presiden Indonesia, Bapak Prabowo Subianto,” tegas M. Yanuarto Bramuda.

Penasihat hukum tambak, Alexander Kurniadi, turut memberikan komentarnya setelah pertemuan tersebut. “Kami datang ke Banyuwangi dalam rangka menyelesaikan permasalahan antara pihak petani dan pihak tambak agar permasalahan ini selesai, tambak kembali beroperasi seperti semula, dan tidak ada lagi gejolak yang dapat menghentikan jalannya perekonomian. Investor pun merasa aman untuk melakukan investasi di bidang ekonomi, khususnya di Banyuwangi ini. Saya yakin dan sangat optimis bahwa masalah ini sangat bisa diselesaikan, terutama dengan melibatkan para pemangku kebijakan di Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, mulai dari Pj. Bupati, Camat, bahkan Kades, serta Aparat Penegak Hukum (APH) setempat untuk duduk bersama mencari solusi terbaik.”

Mediasi ini diharapkan menjadi langkah positif untuk menyudahi konflik berkepanjangan yang melibatkan tambak dan petani di Kecamatan Wongsorejo. Dengan dukungan penuh dari Forkopimcam dan Pemkab Banyuwangi, solusi damai ini diharapkan mampu mengembalikan hubungan harmonis antara masyarakat dan pelaku usaha tambak, sekaligus memastikan keberlanjutan ekonomi dan sosial di wilayah tersebut.(Red)

Berita Terkait

Aktivis Diteror, Negara Jangan Kalah: Ashraf Desak APH Segera Tangkap Pelaku dan Bongkar Aktor di Baliknya
Komite Pemersatu Suku dan Etnis Nusantara Resmi Dibentuk di Surabaya, Grace Evi Ekawati Terpilih Jadi Ketua
Srikandi DPD Grib Jaya Menghadiri Undangan Bukber di kantor Srikandi DPC GRIB JAYA Kota Batu
Tak Ada Ampun! Satgas LSM LIRA Jatim Awasi Ketat Pelaksanaan MBG
Heboh! 7 Koper Wisatawan Thailand Digondol Maling Saat Transit ke Bromo
Madas Nusantara Soroti Dugaan Unsur Perjudian di DA7 Indosiar, KPI Terancam Dilaporkan
Forum NGO Madura Bersama FP3TI dan AWP Galang Dana untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatra
Peringati Hari Ibu, Hj. Raden Ayu Sri Setyo Pertiwi: Ibu Adalah Fondasi Utama Membangun Peradaban Bangsa
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:15 WIB

Aktivis Diteror, Negara Jangan Kalah: Ashraf Desak APH Segera Tangkap Pelaku dan Bongkar Aktor di Baliknya

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:11 WIB

Komite Pemersatu Suku dan Etnis Nusantara Resmi Dibentuk di Surabaya, Grace Evi Ekawati Terpilih Jadi Ketua

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:08 WIB

Srikandi DPD Grib Jaya Menghadiri Undangan Bukber di kantor Srikandi DPC GRIB JAYA Kota Batu

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:34 WIB

Tak Ada Ampun! Satgas LSM LIRA Jatim Awasi Ketat Pelaksanaan MBG

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:36 WIB

Heboh! 7 Koper Wisatawan Thailand Digondol Maling Saat Transit ke Bromo

Berita Terbaru

Probolinggo

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Mar 2026 - 10:44 WIB