google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Petani Cabai di Probolinggo Menjerit Saat Memasuki Musim Panen Raya

- Jurnalis

Jumat, 1 November 2024 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com, – Memasuki musim panen raya, para petani cabai di Kota Probolinggo menjerit. Lantaran saat ini harga dipasaran sangat rendah, bahkan jauh dari modal yang dikeluarkan saat menanam.

Hasan Prasojo, salah satu petani cabai di Kota Probolinggo ini salah satunya. Ia mengaku mengalami kerugian yang sangat mendalam, di musim panen saat ini.

Dari pengakuannya, saat ini harga cabai besar hanya berkisar tujuh ribu rupiah saja untuk perkilogramnya. Dengan harga segitu tentu jauh dari modal awal menanam, dan perawatannya, yang bisa mencapai 14 ribu, untuk per pohon,” terangnya, pada jumat (1/11/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

selain itu, dari satu pohon yang ditanam pun, saat ini hanya mampu menghasilkan 500 gram cabai besar. Padahal biasanya, untuk satu pohon yang ditanam oleh Hasan, bisa menghasilkan satu kilogram cabai besar.

Hal yang sama pun juga terjadi pada cabai rawit, yang saat ini mencapai sembilan ribu rupiah, untuk harga perkilogramnya.

Untuk mensiasati melimpahnya hasil cabai dari satu pohon, ia juga mencoba metode penanaman baru. Metode tersebut menggunakan semprot tetes.

“Namun ini masih masa percobaan, memang harga perawatannya tetap membutuhkan biaya tambahan, untuk membeli tetes ini sendiri,” ucapnya.

Ia berharap dengan metode baru yang dicobanya ini, bisa menghasilkan cabai berkualitas dari satu pohon, yang sebelumnya hanya menghasilkan 500 gram cabai, bisa berbuah lebih lebat.

“Untuk musim panen yang saat ini kan, memasuki musim ke tiga dalam setahun, atau yang kerap disebut dengan panen di musim kemarau kedua, dan di musim ini, cuacanya terbilang terlalu panas,” imbuhnya.

Menurutnya, cuaca yang terlampau panas ini sangat mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan cabai. Belum lagi untuk saat ini, petani cabai mulai banyak, membuat stok di pasaran melimpah, dan daya beli masyarakat semakin menurun ditengah deflasi besar – besaran seperti yang terjadi saat ini.

Oleh sebab itu ia berharap, pemerintah tidak tutup mata dengan keadaan yang saat ini melanda para petani. “Ya setidaknya pemerintah membantu para petani di desa – desa ini, untuk memberikan jalan kepada gudang distributor perusahaan besar, atau pabrik – pabrik besar seperti indofood, dan sebagainya,” tuturnya.

Agar para petani yang mengalami penurunan harga panen, seperti saat ini, bisa tetap menanam untuk musim berikutnya.

“Karena dengan kerugian yang saat ini kita alami, kita terancam tidak bisa melanjutkan menanam lagi,” ungkapnya.

Saat ini, pemasaran cabai rawit maupun cabai besar, untuk para petani di Kota Probolinggo, hanya ke pasar lokal.”Untuk pemasaran luar daerah, hanya ke Pasar Keputran Surabaya saja,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, harga cabai di pasaran saat ini seharga 14 ribu rupiah, untuk perkilogramnya. Serta 12 ribu rupiah untuk harga cabai besar, perkilogram. (Red)

Berita Terkait

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo
Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun Bantah Terlibat Praktik Dugaan Penjualan Pita Cukai Rokok
Nama Anak dan Sanggar Terdampak Video Viral, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2026 - 07:23 WIB

Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB