HCB Mangkir Dipanggil Penyidik Polda Metro, IJW Desak Tangkap Panggil Paks

- Jurnalis

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com — Indonesian Journalist Watch (IJW) Desak Penyidik Polda Metro, desan Tangkap dan Panggil Paksa Ek Ketum PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Pusat, Hendri Ch.Bangun yang mangkir untuk kedua kalinya atas panggilan Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan atas pengaduan dugaan penggelapan dana sponsorship dana UKW (Uji Kompetensi Wartawan) Rp.1,7 Milyar.

Sebagaimana diketahui pemanggilan tersebut dilakukan atas laporan anggota Dewan Kehormatan PWI Pusat, Helmi Burman, terkait dugaan penggelapan dana Rp.1,7 milyar oleh Hendry Ch.Bangun. Dugaan penggelapan itu, selain dilaporkan ke Polda Metro Jaya, juga dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri oleh LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) tetapi tindak lanjutnya tidak jelas hingga kini.

“Jika HCB selalu mangkir sampai tiga kali, hendaknya Penyidik Polda Metro, panggil paksa dan tangkap. Karena selain melecehkan hukum, institusi Kepolisian, juga membuat malu korps wartawan yang semestinya patuh pada hukum,” tegas Ketua Umum IJW, HM.Jusuf Rizal, SH kepada media di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut pria berdarah Madura-Batak itu, alasan sedang melaksanakan kegiatan UKW di PWI Jaya, merupakan alasan yang dibuat-buat. Karena Dewan Pers telah melarang PWI tidak boleh lagi melaksanakan UKW.

“Jadi jika HCB mangkir sampai tiga kali, IJW mendesak Polda Metro, tangkap panggil paksa. Jangan karena disebut-sebut HCB di back up oknum kepolisian lantas merasa tidak bisa disentuh hukum. IJW akan terus awasi,” tegas Jusuf Rizal Presiden LSM LIRA itu.

Dari pihak penyidik Kamneg Ditreskrimun Polda Metro Jaya menyampaikan informasi, kasus pelaporan atas dugaan penggelapan dana UKW merupakan tahap penyelidikan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi sudah ada 8 orang staf PWI Pusat telah dimintai keterangan, termasuk ek Sekjen PWI Pusat Sayid Iskandarsyah yang didampingi kuasa hukumnya, HMU.Kurniadi. Sedangkan terlapor HCB tidak hadir atau mangkir

Menurut Jusuf Rizal, tanpa mendahului kewenangan penyidik, semestinya kasus ini sudah memenuhi unsur penggelapan dana atau menguasai dana tanpa hak. Sejumlah alat bukti sudah ada, antara lain rekaman, mengeluarkan dana dengan kwitansi tanda terima bohong, menyebut adanya dana cashback ke Forum Humas BUMN, pengembalian sejumlah dana, dll. Belum lagi hasil audit yang bisa saja sudah direkayasa.

Dikatakan HCB dan tiga orang pengurus lain yang terlibat, Sayid Iskandarsyah (Ex Sekjen), M,Ihsan (Ex Wabendum) dan Ex Direktur, Syarif Hidayatullah dapat dijerat Pasal 372 dan 374 KUHP tentang penggelapan dan penggelapan dalam jabatan, dengan dugaan dana yang diselewengkan mencapai Rp1,77 miliar.

“Itu semua termasuk pelanggaran hukum maupun etika yang membuat Dewan Kehormatan PWI memecatnya. Kita lihat bagaimana kinerja penyidik Polda Metro. Apakah profesional atau masuk angin,” tegas Jusuf Rizal Ketum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia) itu. (Red)

Penulis : Redaksi

Editor : ANAS

Berita Terkait

Aktivis Diteror, Negara Jangan Kalah: Ashraf Desak APH Segera Tangkap Pelaku dan Bongkar Aktor di Baliknya
Komite Pemersatu Suku dan Etnis Nusantara Resmi Dibentuk di Surabaya, Grace Evi Ekawati Terpilih Jadi Ketua
Srikandi DPD Grib Jaya Menghadiri Undangan Bukber di kantor Srikandi DPC GRIB JAYA Kota Batu
Tak Ada Ampun! Satgas LSM LIRA Jatim Awasi Ketat Pelaksanaan MBG
Heboh! 7 Koper Wisatawan Thailand Digondol Maling Saat Transit ke Bromo
Madas Nusantara Soroti Dugaan Unsur Perjudian di DA7 Indosiar, KPI Terancam Dilaporkan
Forum NGO Madura Bersama FP3TI dan AWP Galang Dana untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatra
Peringati Hari Ibu, Hj. Raden Ayu Sri Setyo Pertiwi: Ibu Adalah Fondasi Utama Membangun Peradaban Bangsa
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:15 WIB

Aktivis Diteror, Negara Jangan Kalah: Ashraf Desak APH Segera Tangkap Pelaku dan Bongkar Aktor di Baliknya

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:11 WIB

Komite Pemersatu Suku dan Etnis Nusantara Resmi Dibentuk di Surabaya, Grace Evi Ekawati Terpilih Jadi Ketua

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:08 WIB

Srikandi DPD Grib Jaya Menghadiri Undangan Bukber di kantor Srikandi DPC GRIB JAYA Kota Batu

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:34 WIB

Tak Ada Ampun! Satgas LSM LIRA Jatim Awasi Ketat Pelaksanaan MBG

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:36 WIB

Heboh! 7 Koper Wisatawan Thailand Digondol Maling Saat Transit ke Bromo

Berita Terbaru

Probolinggo

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Mar 2026 - 10:44 WIB