Pasangan SETIAMU Ning Tiwi M Rachman Paparkan Program Insentif Rp 1 Juta Per Bulan untuk RT/RW

- Jurnalis

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com, – Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo nomor urut 1, Hj Sri Setyo Pertiwi dan Muhammad Rachman, menyapa para pendukungnya dalam kampanye dialogis yang digelar di Posko Relawan SETIAMU Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, pada Senin (7/10). Pasangan dengan akronim “SETIAMU” ini disambut antusias oleh para pendukung yang hadir dengan jabat tangan dan keakraban sebelum memberikan sambutan.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Setyo Pertiwi mengumumkan salah satu program unggulan mereka yang berfokus pada pemberdayaan RT dan RW di Kota Probolinggo. Ning Tiwi menjanjikan insentif bulanan sebesar Rp 1 juta kepada Ketua RT dan RW sebagai bentuk apresiasi dan dukungan atas peran aktif mereka dalam menyampaikan data serta informasi yang diperlukan pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Honorarium insentif Rp 1 juta per bulan akan diberikan kepada Ketua RT/RW. Tujuannya agar mereka terus memberikan update data rutin kepada Pemerintah Kota Probolinggo,” ungkap Ning Tiwi di depan para pendukungnya.

Ia menegaskan, data yang dikumpulkan oleh RT dan RW sangat penting untuk memastikan informasi valid mengenai keadaan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan kemiskinan, bantuan sosial, dan kesehatan masyarakat seperti posyandu dan gizi buruk, serta Stunting. Dengan demikian, kebijakan pemerintah bisa lebih tepat sasaran dan segera ditindaklanjuti.

Selain insentif untuk RT/RW, Ning Tiwi bersama Calon Wakil Wali Kota, M Rachman, juga menyampaikan program Peningkatan dana kelurahan (DAKEL) sebesar Rp 1 Milyar untuk infrastruktur yang akan dikelola oleh LPM melalui kelompok masyarakat (Pokmas), serta 5000 bantuan modal masing-masing Rp 5 juta yang dikelola oleh para usaha UMKM.

“Kami ingin membangun kota Probolinggo bersama-sama, mulai dari lingkungan terkecil yaitu RT dan RW, agar setiap warga mendapatkan manfaat langsung dari program yang kami jalankan,” tambah Tiwi.

Saat ditanya awak media, Sabtu (12/10) mengenai alokasi dana yang besar untuk program tersebut, Ning Tiwi meyakinkan bahwa visi dan misinya telah dikaji dan disusun secara matang, termasuk perhitungan keuangan APBD yang diperlukan untuk merealisasikannya.

Kampanye dialogis kemarin menjadi momentum penting bagi pasangan Tiwi-Rachman untuk menunjukkan komitmen mereka dalam membangun Kota Probolinggo melalui kebijakan yang berbasis kerakyatan pada kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput.(Red)

Penulis : Redaksi

Editor : Anas

Berita Terkait

Sampah Menggunung Ratusan Meter, Masyarakat Kesulitan Melintas 
Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal
Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet
Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031
35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat
Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot
TRAGEDI DI WISATA KUM-KUM PROBOLINGGO, LANSIA ASAL PASURUAN TEWAS SAAT BERENDAM
Polres Probolinggo Kota Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Tekankan Pendekatan Humanis dan Tegas
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:17 WIB

Sampah Menggunung Ratusan Meter, Masyarakat Kesulitan Melintas 

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:07 WIB

Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:31 WIB

Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:48 WIB

Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat

Berita Terbaru