Pemkab Probolinggo Gelar Capacity Building TPID

- Jurnalis

Kamis, 26 September 2024 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com, – Dalam rangka meningkatkan tugas, fungsi dan kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Bagian Perekonomian dan SDA menggelar capacity building TPID Kabupaten Probolinggo di Hotel Singhasari Batu, Selasa dan Rabu (24-25/9/2024).

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Perangkat Daerah anggota TPID dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Selama kegiatan mereka dipandu narasumber dari Bank Indonesia (BI) Malang dan akademisi.

Capacity building TPID ini dihadiri oleh Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo H. Ugas Irwanto, S.Sos., M.Si, Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto dan Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Probolinggo Saniwar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini dimaksudkan sinkronisasi, harmonisasi serta penyelarasan program kegiatan antara perangkat daerah di Kabupaten Probolinggo dalam rangka pengendalian inflasi daerah. Dimana tujuannya untuk meningkatkan kapasitas, peran dan kinerja TPID di Kabupaten Probolinggo dalam upaya pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas harga.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto menyampaikan TPID memiliki peran yang sangat krusial dalam menjaga stabilitas harga di daerah. Tugas utama TPID adalah melakukan koordinasi dan sinergi antar berbagai pihak terkait, baik pemerintah, pelaku usaha maupun masyarakat untuk mencegah terjadinya lonjakan harga yang tidak terkendali. “Inflasi yang terkendali sebagai salah satu faktor utama dalam meningkatkan daya saing potensi wilayah, menjaga pendapatan riil masyarakat dan menjaga iklim usaha yang kondusif yang berdampak pada naiknya penciptaan lapangan kerja, peningkatan penghasilan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Pj Sekda Heri, inflasi rendah dan stabil mutlak diperlukan untuk dapat mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan serta terjaganya daya beli masyarakat yang berujung pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat. “Strategi TPID dalam pengendalian inflasi yaitu dengan “4 K” meliputi Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi dan Komunikasi yang efektif,” jelasnya.

Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan beberapa upaya yang telah dilakukan oleh TPID Kabupaten Probolinggo dalam rangka pengendalian inflasi antara lain pemantauan harga bahan pokok, pelaksanaan operasi pasar/pasar Murah/SPHP (DKUPP dan Bulog), penguatan ketahanan pangan strategis fokus pada memperkuat produksi dan pasokan pangan strategis (Dinas Ketahanan Pangan). Ini termasuk Kerjasama Antar Daerah (KAD) untuk memastikan distribusi pangan merata.

“Selanjutnya, peningkatan pemanfaatan alsintan (alat mesin pertanian) dan saprotan (sarana produksi pertanian) diperkuat untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian (Dinas Pertanian) serta koordinasi dan komunikasi untuk menjaga ekspektasi inflasi. Semua program ini disusun berdasarkan peta jalan dan strategi pengendalian inflasi untuk wilayah Kabupaten Probolinggo. Tujuannya adalah mendukung pemulihan ekonomi nasional melalui stabilitas harga yang berbasis struktural dan teknologi,” katanya.

Pj Bupati Ugas, juga menjelaskan tantangan dalam pengendalian inflasi masih sangat kompleks. Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama bahu membahu dalam menjaga stabilitas harga.

“Kepada seluruh anggota TPID saya ucapkan terima kasih atas dedikasinya yang tinggi dalam menjalankan tugas. Mari kita tingkatkan lagi kinerja kita untuk mencapai target pengendalian inflasi yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (Red)

Penulis : Redaksi

Editor : Anas

Berita Terkait

Sampah Menggunung Ratusan Meter, Masyarakat Kesulitan Melintas 
Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal
Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet
Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031
35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat
Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot
TRAGEDI DI WISATA KUM-KUM PROBOLINGGO, LANSIA ASAL PASURUAN TEWAS SAAT BERENDAM
Polres Probolinggo Kota Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Tekankan Pendekatan Humanis dan Tegas
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:17 WIB

Sampah Menggunung Ratusan Meter, Masyarakat Kesulitan Melintas 

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:07 WIB

Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:31 WIB

Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:48 WIB

Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat

Berita Terbaru