Jelang Pilkada, Pemkab Probolinggo Apel Ikrar Netralitas Pegawai

- Jurnalis

Jumat, 20 September 2024 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com, – Pemerintah Kabupaten Probolinggo menggelar apel ikrar bersama netralitas pegawai dalam menghadapi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) tahun 2024 di halaman depan Kantor Bupati Probolinggo.

Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, Heri Sulistyanto menyampaikan bahwa seluruh ASN di lingkungan Pemkab Probolinggo harus bersikap profesional dan netral sesuai dengan komitmen yang telah disepakati bersama.“Kami berharap seluruh ASN dapat menjalankan tugas mereka dengan baik dan menjaga integritas selama proses Pemilukada berlangsung,”kata Heri Sulistyanto.

Hal senada disampaikan oleh Inspektur Kabupaten Probolinggo Imron Rosyadi yang menegaskan bahwa pakta integritas yang telah ditandatangani harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Netralitas ASN adalah kunci dalam memastikan Pemilukada berjalan lancar dan adil. Kami berharap semua pihak dapat mengikuti aturan yang ada dan menjaga profesionalitas,”ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apel ikrar bersama netralitas pegawai yang diikuti oleh pegawai di lingkungan Pemkab Probolinggo ini dipimpin oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ombudsman RI Suganda Pandapotan Pasaribu.

Sekretaris Jenderal Ombudsman RI Suganda Pandapotan Pasaribu menegaskan bahwa menjaga netralitas dalam Pemilukada bukanlah hal yang mudah, tetapi merupakan kewajiban bagi setiap ASN. Dari data yang kami miliki berdasarkan hasil penelitian dari Litbang Kompas, ASN yang paling sering melanggar netralitas adalah pejabat fungsional, disusul oleh pejabat pelaksana, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrasi dan Pejabat Pengawas.

Pelanggaran yang paling banyak dilakukan oleh ASN adalah menggunakan media sosial untuk menyebarkan dukungan kepada calon kepala daerah tertentu dan keterlibatan dalam kegiatan kampanye. Hal ini dianggap sebagai ancaman serius bagi netralitas ASN dalam Pemilukada.

“Hari ini saya merasa bangga, melihat pegawai di Kabupaten Probolinggo dengan tegas menyatakan netralitas mereka. Semoga komitmen ini terus dijaga dan dijadikan landasan dalam menjalankan tugas ke depan,”pungkasnya.(WP)

Penulis : Redaksi

Editor : Anas

Berita Terkait

Tunjangan Guru Ngaji Cair, PDI Perjuangan Apresiasi Pemkab Probolinggo dan Kesra
Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan
Himbauan Ketua DPC Hiswana Migas Malang: Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri
Insentif Guru Ngaji di Probolinggo Diperluas, LIRA: Ini Langkah Positif Wali Kota
Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bromo Ditutup Total Demi Jaga Kesucian Ritual
GP Ansor Ranting Kelurahan Sumbertaman Salurkan Zakat
Perum Bulog Probolinggo Salurkan Bantuan Pangan Perdana Tahun 2026
Layanan Mudik Santri Dipermudah, Ponirin Mika Puji Koordinasi Syahbandar dan Forkopimda
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:48 WIB

Tunjangan Guru Ngaji Cair, PDI Perjuangan Apresiasi Pemkab Probolinggo dan Kesra

Jumat, 20 Maret 2026 - 10:44 WIB

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:08 WIB

Himbauan Ketua DPC Hiswana Migas Malang: Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Jelang Idul Fitri

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:29 WIB

Insentif Guru Ngaji di Probolinggo Diperluas, LIRA: Ini Langkah Positif Wali Kota

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:05 WIB

Nyepi dan Idulfitri Beriringan, Bromo Ditutup Total Demi Jaga Kesucian Ritual

Berita Terbaru

Probolinggo

Bromo Ditutup Saat Nyepi! Ini Jadwal dan Aturan untuk Wisatawan

Jumat, 20 Mar 2026 - 10:44 WIB