Jelang Hari Kemerdekaan, Penjual Bendera Merah Putih Marak Di Kota Probolinggo

- Jurnalis

Jumat, 9 Agustus 2024 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com, – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus 2024, berbagai sudut Kota Probolinggo mulai dihiasi dengan bendera merah putih yang dijual oleh pedagang musiman.

Salah satu pedagang tersebut adalah Suhartini, penjual bendera asal Desa Menyono, Kuripan yang telah menjalani usahanya sejak tahun 2004.
Suhartini berjualan bendera di sekitar Jl. Ahmad Yani Kota Probolinggo sejak 31 Juli 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lokasi saya jualan dibelakang Klenteng mas, di Jl. Ahmad Yani, untuk harganya bervariasi, mulai dari Rp.30.000 sampai harga Rp. 300.000 per satu bendera” ucapnya.

Suhartini mulai berjualan dari jam 6 pagi hingga jam 7 malam dengan omset perhari Rp.10.000 hingga Rp.30.000 jika sedang sepi pembeli. “Kalo sepi pembeli pendapatan sehari bisa Rp.10.000 sampai Rp.30.000 mas” tambahnya.

Sementara itu Khoir, penjual bendera yang berlokasi di Jl. Cokroaminoto yang juga berasal dari Desa Menyono, Kuripan yang telah menjalani profesi sebagai penjual bendera musiman sejak 2010. Ia menjelaskan, penjualan biasanya meningkat mendekati tanggal 17 Agustus, saat masyarakat mulai merasakan semangat kemerdekaan dan persiapan untuk merayakan HUT RI, namun perbedaan terasa di tahun ini. penjualan bendera tahun ini lebih sepi dibandingkan dengan tahun-tahun kemarin

“Saya jual bendera merah putih aja mas, memang setiap tahun disini di Jl. Cokroaminoto, cuma tahun ini lebih terhalang dengan adanya PKL dipinggir jalan, jadi agak tertutup benderanya, kalo perbedaan ada, tahun ini lebih sepi daripada tahun-tahun kemarin” ungkap Khoir.

Dirinya berharap kepada pemerintah daerah untuk memperhatikan penjual bendera musiman tiap tahun, karena tempat yang kurang memadai agar diberikan lokasi khusus untuk berjualan bendera.

“Saya berharap kepada pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan penjual bendera pinggir jalan, untuk lokasi atau tempat yang lebih memadai, karena kan kami menjual bendera juga musiman, setahun sekali jadi kami herharap mendapat tempat untuk berjualan” harap Khoir.

Penulis : Alan

Editor : Anas

Berita Terkait

Sampah Menggunung Ratusan Meter, Masyarakat Kesulitan Melintas 
Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal
Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet
Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031
35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat
Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot
TRAGEDI DI WISATA KUM-KUM PROBOLINGGO, LANSIA ASAL PASURUAN TEWAS SAAT BERENDAM
Polres Probolinggo Kota Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Tekankan Pendekatan Humanis dan Tegas
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:17 WIB

Sampah Menggunung Ratusan Meter, Masyarakat Kesulitan Melintas 

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:07 WIB

Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:31 WIB

Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:48 WIB

Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat

Berita Terbaru