Nahkoda Sering Ribut Perkara Rebutan Parkir Kapal Karena Minimnya Fasilitas Dermaga PPI Mayangan

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juli 2024 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com, – Minimnya fasilitas dermaga Pelabuhan PPI Mayangan, Kota Probolinggo, membuat gesekan antar nahkoda sering ribut berebut tempat parkir kapalnya.

Menurut “A” salah satu Nahkoda Kapal menyampaikan, jika hampir sebulan ini kondisi di kawasan dermaga pelabuhan PPI setempat kurang nyaman, sabtu (6/7/2024).

“Kami sudah lama mengeluh tapi belum ada jawaban yang konkrit. Banyangkan banyak fasilitas dermaga yang rusak, seperti pagar pengamanan yang rusak dan minimnya lampu penerangan kalau malam hari, akibatnya sering terjadi aksi pencurian serta perusakan barang di atas kapal yang standar,” jelasnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ternyata tidak hanya berhenti disitu saja, karena saat ini banyak kapal yang berlabuh dan bersandar yang jumlahnya terus bertambah. Maka tak heran jika sering kali terjadi keributan, untuk berebut parkir bagi kapal yang baru datang.

“Memang sering terjadi konflik antar nahkoda ataupun pemilik kapal untuk berebut parkir kapal. Ditambah lagi adanya gorong – gorong yg rusak dan sewaktu – waktu dapat menyebabkan kecelakaan terhadap para pengguna jasa ke pelabuhan,” tambahnya.

Kami selaku perwakilan nahkoda berharap, adanya kepastian dalam keamanan, ketertiban di lingkungan pelabuhan, adanya pengawasan dan pengaturan tambat labuh atau in out bagi kapal perikanan secara adil dan mendapatkan hak yang sama.

“Seolah – olah selama ini terdapat diskriminasi aturan dari oknum petugas syahbandar di pelabuhan perikanan yang menyebabkan kecemburuan sosial terhadap beberapa pihak pemilik kapal lain,” tandasnya.

Sementara itu, Nonot Widjajanto Selaku Kasi Pelayanan Teknis Syahbandar PPP mengatakan, jika pihak syahbandar telah mengusulkan perluasan dermaga.

“Saat ini memang banyak tidaknya kapal yang singgah di pelabuhan ini tidak dapat diprediksi, namun untuk perluasan dermaga dan pengerukan kolam labuh sudah kita ajukan ke pihak provinsi. Agar tidak ada lagi problematik ribut perkara parkir kapal,” katanya.

Seharusnya Pelabuhan Perikanan Ikan Mayangan ini berfungsi dan mengijinkan sebagai tempat berlabuh bagi kapal – kapal perikanan bukan kapal yang lainnya.

Penulis : Alan

Editor : Anas

Berita Terkait

Sampah Menggunung Ratusan Meter, Masyarakat Kesulitan Melintas 
Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal
Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet
Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031
35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat
Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot
TRAGEDI DI WISATA KUM-KUM PROBOLINGGO, LANSIA ASAL PASURUAN TEWAS SAAT BERENDAM
Polres Probolinggo Kota Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Tekankan Pendekatan Humanis dan Tegas
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:17 WIB

Sampah Menggunung Ratusan Meter, Masyarakat Kesulitan Melintas 

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:07 WIB

Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:31 WIB

Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:48 WIB

Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat

Berita Terbaru