Harga Cabe Rawit di Pasar Tradisional Kian Meroket

- Jurnalis

Jumat, 5 Juli 2024 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com, – Harga cabai rawit di pasar tradisional Kota Probolinggo, mengalami kenaikan harga. Namun berbeda halnya dengan harga tomat, saat ini mengalami penurunan harga yang cukup drastis, Jumat (5/7/2024)

Harga komoditas yang naik di Kota Probolinggo antara lain yakni, cabe rawit. Sebelumnya dijual dengan kisaran harga Rp.20.000 hingga Rp.25.000 per kilogram, namun saat ini naik menjadi Rp.40.000 per kilogram.

Sueb, selaku pedagang di pasar tradisional Niaga mengatakan ada harga bahan pokok yang turun drastis yaitu tomat, menurut sueb penurunan harga tomat dikarenakan adanya panen raya di setiap daerah, maka dari itu harga tomat anjlok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harga cabe sekarang naik, dulu sebelum naik harganya Rp.20.000 sampe Rp.25.000 per kilogramnya, sekarang jadi Rp.40.000 per kilogram, selain itu kopi juga turun harganya, tapi saya dak jual” terang sueb

Sueb mengaku bahwa harga tomat sebelum adanya panen raya masih diharga Rp.16.000 per kilogram, namun sekarang harga tomat anjlok hingga Rp.3000 per kilogram. “Harga tomat sekarang turun drastis, ya karna banyak yang panen, panen raya. Akhirnya harganya turun dari Rp.16.000 per kilogram sekarang jadi Rp.3000 per kilogram” ungkap sueb

Salah satu pembeli di pasar tradisional, Umi mengatakan bahwa harga cabe memang selalu naik di setiap musim, dan bertepatan dengan musim haji sekarang, harga cabe juga ikut naik.

“Harga cabe naik mas, gak mau turun, turunnya sebentar setelah itu naik lagi, sekarang naik terus, memang setiap musim naik, seperti hari raya, musim haji seperti sekarang ini mesti naik harga cabe” kata Umi.

“Harapan kita sebagai pembeli di pasar tradisional ya semoga stabil harga bahan pokok, kalo bisa ya turun, lebih bagus bagi kita para konsumen” tambahnya.

Sueb sebagai pedagang juga berharap harga bahan pokok standar, tidak ada perubahan kenaikan atau penurunan yang drastis, seperti cabe besar ini, sebelumnya Rp.50.000 sekarang sudah balik normal Rp.30.000 per kilogramnya” harapnya.

Penulis : Alan

Editor : Anas

Berita Terkait

Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal
Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet
Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031
35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat
Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot
TRAGEDI DI WISATA KUM-KUM PROBOLINGGO, LANSIA ASAL PASURUAN TEWAS SAAT BERENDAM
Polres Probolinggo Kota Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Tekankan Pendekatan Humanis dan Tegas
Viral! Ditinggal Mancing, Motor Hilang di TPI Paiton Probolinggo, Petugas Sebut Sering Terjadi
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:07 WIB

Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:31 WIB

Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:48 WIB

Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat

Senin, 2 Februari 2026 - 19:23 WIB

Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot

Berita Terbaru