PROBOLINGGO, suarabayuangga.com — Proyek revitalisasi Alun-Alun Kota Probolinggo resmi dituntaskan sesuai jadwal. Pekerjaan strategis yang menelan anggaran sebesar Rp 8,7 miliar ini rampung pada akhir Desember 2025 dan kini siap menjadi ruang publik representatif sekaligus ikon baru Kota Probolinggo.
Hasil penataan menghadirkan wajah Alun-Alun yang lebih modern, tertata, dan estetis. Area pedestrian dilengkapi lantai berpola geometris minimalis, bangku taman berbahan besi tempa bergaya klasik, serta penataan pot dan tanaman hias di sejumlah titik koridor. Meski pembangunan fisik telah selesai sepenuhnya, kawasan tersebut masih dalam tahap sterilisasi dan pembersihan akhir, khususnya pada area vegetasi.
Pemerintah Kota Probolinggo merencanakan pembukaan akses publik secara resmi pada 10 Januari 2026. Revitalisasi ini diharapkan mampu menghidupkan kembali fungsi Alun-Alun sebagai pusat aktivitas sosial, ruang interaksi warga, sekaligus penggerak ekonomi di jantung kota.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penyelesaian proyek ini mendapat apresiasi dari LSM LIRA Kota Probolinggo. Wali Kota LSM LIRA, Louis Hariona, menilai ketepatan waktu penyelesaian revitalisasi Alun-Alun merupakan pencapaian penting dalam tata kelola pembangunan daerah.
Menurutnya, keberhasilan ini menjadi catatan positif di tengah masih adanya sejumlah proyek pemerintah daerah yang sebelumnya mengalami hambatan, bahkan berujung pada pemutusan kontrak.
Lebih lanjut, Louis juga memberikan perhatian khusus terhadap kinerja kontraktor pelaksana yang berasal dari pengusaha lokal. Ia menilai capaian tersebut membuktikan bahwa rekanan dalam daerah memiliki kapasitas, profesionalisme, dan integritas yang mumpuni dalam mengerjakan proyek berskala besar.
Keberhasilan rekanan lokal ini dinilai patut menjadi contoh, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pelibatan pengusaha daerah dalam proyek pembangunan ke depan.
Dengan selesainya revitalisasi Alun-Alun, masyarakat diimbau untuk turut menjaga kebersihan dan fasilitas umum yang telah dibangun menggunakan dana publik. Pemerintah kota juga dikabarkan akan segera menggelar peresmian resmi sebelum kawasan tersebut dibuka sepenuhnya untuk masyarakat pada akhir pekan mendatang.
Penulis: Aspari AR
Editor: Us






