11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Tunggu Pemenuhan Syarat SLHS

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Sebanyak 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Probolinggo untuk sementara waktu ditutup. Penutupan ini dilakukan karena sejumlah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut belum memenuhi salah satu persyaratan administratif.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat pada Sabtu (14/3/2026) siang membenarkan adanya penutupan sementara tersebut.

Menurutnya, kebijakan penutupan sementara itu merupakan keputusan dari Badan Gizi Nasional (BGN) karena beberapa SPPG belum memiliki Surat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang menjadi syarat operasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penutupan sementara itu karena belum adanya SLHS di SPPG,” kata Ugas.

Meski demikian, Ugas mengaku tidak mengingat secara rinci lokasi seluruh SPPG yang ditutup karena surat pemberitahuan yang diterima pemerintah daerah bersamaan dengan data SPPG lainnya di Jawa Timur.

“Saya tidak hafal karena suratnya bersamaan dengan 1.512 SPPG se-Jatim,” ujarnya.

Namun, ia menyebut beberapa wilayah yang terdampak penutupan sementara tersebut berada di Kecamatan Paiton, Kraksaan, dan Sumberasih. Sementara lokasi lainnya ia mengaku tidak mengingat secara detail.

Ugas menegaskan, penutupan ini bersifat sementara. Apabila pengelola SPPG telah memenuhi seluruh persyaratan yang diminta, maka penutupan akan dicabut dan operasional dapur MBG dapat kembali berjalan.

“Yang jelas penutupan sementara itu, jika syaratnya sudah dipenuhi maka penutupannya akan dicabut,” tegasnya.

Terkait dampaknya terhadap penerima manfaat, penutupan sementara ini berpotensi membuat sejumlah sekolah yang sebelumnya menerima program MBG tidak mendapatkan distribusi makanan bergizi untuk sementara waktu.

Saat ini, kata Ugas, pemerintah daerah melalui satuan tugas (satgas) terus melakukan koordinasi agar program MBG dapat berjalan sesuai dengan tujuan awalnya.

“Saya lagi memimpin rapat saat ini. Tujuannya bagaimana MBG dapat berjalan sesuai dengan tujuan mulainya,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Mudik Lebaran Lebih Cepat, Tol Prosiwangi Kraksaan–Besuki Difungsikan Sementara
Dispopar Gelar Rakor Penguatan Kelembagaan Pokdarwis 
Jelang Lebaran 2026, Satlantas Polres Probolinggo Kota Batasi Operasional Angkutan Barang
Amankan Mudik Lebaran, Polres Probolinggo Kota Gelar Apel Pasukan Ops Ketupat Semeru 2026
Peringati Nuzulul Qur’an, PDI Perjuangan Gelar Silaturahmi Kader dan Santuni Puluhan Anak Yatim di Probolinggo
Ansor Kota Probolinggo Gelar Bukber dan Bakti Sosial, 3.000 Orang Hadiri di Ponpes Rubath Asyatiry
Propam Polres Probolinggo Kota Cek Senpi Dinas Anggota untuk Cegah Pelanggaran
Forkopimda Kota Probolinggo Sidak Titik Titik Strategis Jelang Ramadhan, Ini Hasil Temuannya
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:31 WIB

11 SPPG di Kabupaten Probolinggo Ditutup Sementara, Sekda: Tunggu Pemenuhan Syarat SLHS

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:32 WIB

Mudik Lebaran Lebih Cepat, Tol Prosiwangi Kraksaan–Besuki Difungsikan Sementara

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:30 WIB

Dispopar Gelar Rakor Penguatan Kelembagaan Pokdarwis 

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:08 WIB

Jelang Lebaran 2026, Satlantas Polres Probolinggo Kota Batasi Operasional Angkutan Barang

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:54 WIB

Amankan Mudik Lebaran, Polres Probolinggo Kota Gelar Apel Pasukan Ops Ketupat Semeru 2026

Berita Terbaru

Probolinggo

Dispopar Gelar Rakor Penguatan Kelembagaan Pokdarwis 

Sabtu, 14 Mar 2026 - 11:30 WIB